News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Pemerataan Agen Perlu Diperhatikan

Sejak beberapa minggu terakhir informasi tentang kelangkaan gas elpiji 3 kg, merebak di berbagai daerah di Indonesia, pemerataan agen perlu diperhatikan.
Selasa, 1 Agustus 2023 - 11:11 WIB
Mhd Perismon, Politisi PPP asal Sumatera Barat.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sejak beberapa minggu terakhir informasi tentang kelangkaan gas elpiji 3 kg, merebak di berbagai daerah di Indonesia. Pertamina menyebutkan penyaluran gas yang biasa disebut gas 'melon' itu cukup, namun tetap mengupayakan melakukan operasi pasar di beberapa kota.

Upaya yang dilakukan itu, dianggap instan dan terburu-buru karena tidak benar-benar bisa mengatasi secara persoalan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Persoalannya karena tidak meratanya lokasi agen-agen yang ditunjuk Pertamina. Kebanyakan agen dan pangkalan resmi itu berada di wilayah kota dan ibukota kabupaten saja sehingga di daerah pinggiran kabupaten tidak terjangkau bahkan oleh pangkalan," ujar Wakil Ketua Umum Gerakan Transformasi Indonesia Mhd Perismon, ketika berbincang dengan wartawan di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (31/07/2023).

Lanjut Perismon, jauhnya lokasi agen dan pangkalan tersebut, membuat bertambah lagi jalur distribusi melalui para pedagang yang otomatis datang membeli ke kota-kota untuk menjual di pinggiran. Ini juga yang membuat harga-harga menjadi melonjak dan tidak sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).

"Dari berbagai daerah yang kami pantau, pedagang-pedagang itu membeli gas melon di kota-kota atau ibukota kabupaten kemudian membawa ke pedesaan. Selain harga yang jadi tinggi, para pedagang itu juga membuat gas menjadi tertumpuk. Tidak langsung bisa tersalur ke masyarakat. Walaupun sedikit-sedikit, tapi jumlah pedagang itu kan banyak, akhirnya terjadi penumpukan," terang Politisi PPP asal Sumatera Barat tersebut.

Guna mengatasi hal tersebut, Pertamina perlu membuat pengawasan tentang penyaluran Gas Elpiji 3 Kg tersebut. Selain itu, juga harus ditunjuk pangkalan resmi baru yang bisa menjangkau sampai ke wilayah-wilayah pedesaan.

"Seperti contoh di Sumatera Barat itu, agen-agen itu lebih banyak berada di daerah perkotaan. Sementara di desa-desa jauh dari jangkauan agen maupun pangkalan, mungkin solusinya adalah penambahan agen atau alokasi kepada agen-agen yang berada di kabupaten dengan syarat menambah pangkalan yang berada di desa-desa. Bukan menambah alokasi lagi buat agen di kota," sambungnya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT