News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Musim Kemarau, Warga di Sikka NTT Kesulitan Air Bersih, Air Kubangan Jadi Rebutan

Musim kemarau, warga di Sikka, NTT, kesulitan mendapatkan air bersih, diantaranya Desa Bhera dan Desa Wolorega. Mencukupi kebutuhan, air kubangan jadi rebutan
Senin, 24 Juli 2023 - 11:07 WIB
Warga di Kabupaten Sikka NTT tengah memasukan air genangan ke ember untuk kebutuhan air sehari-hari
Sumber :
  • Tim tvOne/Oktavianus Fredi

Sikka, tvOnenews - Musim Kemarau tiba, warga dua Kecamatan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk di konsumsi.

Warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih diantaranya mereka yang tinggal di Desa Bhera, Kecamatan Mego dan Desa Wolorega, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memenuhi kebutuhan air bersih untuk minum dan memasak, setiap pagi dan petang, warga selalu mendatangi kubangan air di dusun tanah ngaku yang dekat dengan sungai Kaliwajo. 

Pemandangan antrian warga dengan membawa jerigen berukuran 5 liter pun menjadi pemandangan setiap hari. Secara bergantian masing-masing dari mereka menggayung air yang keluar dari sumber mata air yang hanya dibatasi dinding beton.

"Setiap hari kami ambil air di sini. Tidak hanya kami warga kecamatan mego, namun warga desa tetangga kecamatan paga pun datang ambil air di sini," ungkap Idelfonsa, salah satu warga desa Bhera di lokasi pengambilan air, Senin (24/7/2023). 

Fonsa menambahkan, kesulitan air bersih terjadi sudah sejak puluhan tahun silam, padahal wilayah sekitarnya merupakan wilayah dengan potensi air yang cukup berlimpah. Namun jaringan air bersih yang dibangun tidak bermanfaat bagi warga. 

"Kesulitan air bersih ini sudah sejak tahun 1987. Dan sumber air ini menjadi andalan kami untuk masak dan minum. Sementara mandi kami gunakan air sungai," kisahnya. 

Hal senada pun diungkapkan Veronika Risti, salah satu warga Desa Wolorega, Kecamatan Paga, terpaksa menggunakan air kubangan lantaran jaringan air bersih yang dibangun pemerintah Desa rusah dan belum diperbaiki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di desa kami, ada jaringan air bersih, namun rusak pak. Makanya kami ambil air di sini," tegas Veronika. 

Veronika dan warga lainnya berharap agar pemerintah Desa maupun pemerintah kabupaten bisa segera membangun atau memperbaiki jaringan air bersih yang ada agar warga tidak lagi kesulitan mencari air bersih yang layak untuk dikonsumsi. (ofk/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral