GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timses Pemilihan Lurah di Gunungkidul Babak Belur Dianiaya Oknum Timses Lain

Pemilihan Lurah serentak di Gunungkidul, DIY, Sabtu (30/10/2021), menyisakan sebuah insiden penganiayaan seorang warga yang dilakukan pendukung calon lainnya
Selasa, 2 November 2021 - 12:26 WIB
N korban penganiayaan oknum timses pilihan lurah yang kalah(1/11/2021).
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Pemilihan Lurah serentak di Gunungkidul, DIY, Sabtu (30/10/2021), secara umum terselenggara dengan kondusif. Namun pesta demokrasi ini menyisakan sebuah insiden penganiayaan yang menimpa N (45), warga Padukuhan Alas Ombo, Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta.

Usai coblosan, N pulang dengan wajah babak belur yang diduga akibat dianiaya oleh 2 orang oknum timses calon yang kalah. Saat ini korban masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Gunungkidul. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Istri korban yang tidak terima atas insiden yang menimpa suaminya kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Gunungkidul pada Senin (1/10/2021) siang.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto membenarkan bahwa piket SPKT Polres Gunungkidul telah menerima laporan korban.

"Dilaporkan oleh istri korban, Senin siang tadi pukul 13.00 WIB," terang Suryanto, Senin (1/10/2021).

Suryanto menyebut dalam laporan tersebut istri korban menyatakan bahwa suaminya dikeroyok dan dianiaya hingga kepala korban mengalami sejumlah luka.

"Kasus ini masih kami dalami, dan saat ini dalam penyelidikan Satreskrim Polres Gunungkidul," imbuh Suryanto.

Sementara, berdasar keterangan istri korban, peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (30/10/2021) siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu rumahnya didatangi oleh dua orang oknum tim sukses yang dinyatakan kalah dalam Pemilihan Lurah Kalurahan Bedoyo. 

"Kedua orang itu mencari suami saya, dengan nada emosi dan mengancam," terangnya.

Istri korban yang sempat ketakutan dan bingung, kemudian mencari keberadaan suaminya namun tidak ketemu. Saat pulang, dia mendapati suaminya sudah ada di rumah dalam kondisi babak belur.

"Suami saya mengalami banyak luka, terutama di wajah, mata lebam, kepalanya keluar darah dan mengaku rahangnya sakit ketika saya ajak berbicara," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat kondisi seperti itu, dia kemudian memeriksakan suaminya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Karena luka-lukanya, korban saat ini harus menjalani rawat inap di rumah sakit. (Lucas Didit/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT