News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konsolidasi di Sukabumi, Puan Minta Kader PDIP Rapatkan Barisan hingga Menang di Pileg-Pilpres 2024

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Politik Puan Maharani memimpin konsolidasi intenal partai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam
Sabtu, 20 Mei 2023 - 14:59 WIB
Konsolidasi di Sukabumi, Puan Minta Kader PDIP Rapatkan Barisan hingga Menang di Pileg-Pilpres 2024
Sumber :
  • Istimewa

Jabar, tvOnenews.com - Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Politik Puan Maharani memimpin konsolidasi intenal partai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Dalam hal itu, Puan meminta kepada seluruh kader partai agar merapatkan barisan dan fokus memenangkan PDIP di Pileg dan Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puan yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan PDIP dalam Pileg dan Pilpres 2024 memimpin konsolidasi internal partai yang digelar di Kantor DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Sabtu (20/5/2023). Acara tersebut dihadiri Anggota DPR RI dan DPRD dari Fraksi PDIP, Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Barat Ono Surono dan seluruh jajaran DPC dan kader di Kabupaten Sukabumi.

“Saya ikhlas datang keliling ke DPC-DPC karena saya ini bagian dari kalian. Saya juga ditugaskan ibu ketum. Saya meyakini dengan turun kelapangan dan bertemu rakyat, maka saya akan merasakan roso, rasa yang dirasakan rakyat,” kata Puan.

tvonenews

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, konsolidasi diperlukan untuk menyatukan seluruh unsur partai. Puan meminta seluruh kader bergotong royong sebagai satu keluarga besar PDI Perjuangan.

“Kita harus bersiap-siap untuk bisa membawa PDI Perjuangan kembali menang di Pemilu,” tuturnya.

Selanjutnya, Puan menjelaskan hasil survei terakhir menunjukkan elektabilitas PDIP dan Ganjar Pranowo sebagai capres dari PDIP melesat jauh. Untuk diketahui, hasil survei Charta Politika memperlihatkan elektabilitas PDIP berada di angka 22,1 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo ada di angka 34,6 persen dan menjadi peringkat pertama dari simulasi 10 nama calon presiden (Capres).

Lalu dari hasil lembaga survei Indikator, elektabilitas PDIP mencapai 20 persen dan Ganjar Pranowo berada di angka 34,3 persen serta menjadi peringkat kedua setelah Prabowo Subianto dengan simulasi tiga Capres.

“Angka-angka itu menunjukkan bahwa benar ketika mesin partai sudah bergerak, sudah satu komando, maka elektabilitas kita akan terus naik, naik, naik, setuju tidak?!!” tegas Puan.

“Setuju,” jawab seluruh kader PDIP yang hadir.

Meskipun elektabilitas PDIP dan Capres yang diusung terus melesat, mantan Menko PMK ini mengingatkan kepada seluruh kader untuk tidak lengah. Puan meminta hasil survei tersebut dijadikan cambuk untuk semakin merapatkan barisan kader dan tegak lurus terhadap perintah Ketua 
Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP.

“Tetapi awas, jangan lengah, jangan kita baru jalan malah mogok mesin partai, malah ngadat. Jangan pikir bahwa ketika kita unggul di survei maka sudah pasti kita akan menang Pileg dan Pilpres. Jangan terlena, jangan sombong, jangan jemawa,” tuturnya.

Oleh karena itu, Puan meminta kepada seluruh kader untuk turun ke bawah bertemu dengan rakyat serta mempromosikan bahwa PDIP adalah pilihan terbaik untuk Indonesia. Para kader diminta bersatu agar PDIP bisa menjadi pemenang di Pemilu untuk ketiga kalinya.

“Sampaikan kepada rakyat bahwa PDI Perjuangan selalu menjadi yang terdepan dalam membela kepentingan rakyat, negara, dan bangsa Indonesia,” ungkap Puan.

“Saya optimis kalau ini solid pasti kita ini bersatu kita merasakan sebagai satu keluarga besar PDI Perjuangan. Siap semua?! Siap?! Siap wujudkan hattrick PDI Perjuangan?!” ujar mantan Menko PMK itu.

“Siap,” kader PDIP menjawab serentak.

Puan lalu menyoroti Kabupaten Sukabumi yang hanya memiliki 6 kursi dari total 50 kursi di DPRD. Kemudian untuk DPRD Kota Sukabumi, PDIP hanya punya 4 kursi dari 35 kursi. PDIP pun menargetkan 8 kursi DPRD Kabupaten Sukabumi dan 7 kursi di DPRD Kota Sukabumi pada Pileg 2024. 

Puan berjanji untuk membantu PDIP Sukabumi mencapai target-target tersebut dan meminta para kader bekerja keras.

“Harusnya Sukabumi tambah kursinya, asal kerja keras. Harus optimis. Karena itulah saya rajin datang ke DPC-DPC. Sekarang saya tanya berapa target naiknya? Ini harus naik ya, jangan malah turun, Sanggup?!! Sanggup?!! Sanggup?!!” tanya Puan.

“Sanggup,” jawab seluruh kader dengan optimis.

Lebih jauh, Puan mengingatkan seluruh kader bahwa PDIP adalah partai yang berlandaskan gotong royong. Untuk itu, ia meminta agar seluruh kader tegak lurus dengan perintah partai.

“Sebagai Ketua tim pemenangan PDI Perjuangan untuk Pileg dan Pilpres 2024, saya minta semua kader PDI Perjuangan untuk tegak lurus perintah partai. Perintah pemenangan sudah turun dari Ibu Mega. Menang Hattrick,” ucap Puan.

“Ayo, kita sudah punya Calon presiden. Sudah punya caleg. Ayo kita menang sama-sama sebagai keluarga besar PDI Perjuangan. Jangan ribut sendiri. Bisa solid?” sambung cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Para ketua PAC (pengurus anak cabang) PDIP di Sukabumi yang mengikuti konsolodasi pun menyanggupi permintaan itu. Puan mengingatkan, tidak boleh ada kader yang bekerja sendiri-sendiri demi kepentingan pribadi.

“Agenda kita satu dan itu adalah agenda kita bersama, agenda kemenangan PDI Perjuangan,” tegas Puan.

Dalam acara itu, Puan turut menyaksikan pelantikan tujuh anggota baru yang akan menjadi keluarga besar PDIP. Mereka memilih melabuhkan pilihan politiknya kepada partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Pelantikan 7 anggota PDIP Sukabumi itu dipimpin oleh Ketua DPP PDIP sekaligus anggota DPR RI Dapil Jabar IV, Ribka Tjiptaning. Secara seremoni, mereka sematkan jaket partai sebagai tanda telah menjadi bagian dari PDIP.

Kepada para kader, Puan berpesan untuk mewujudkan tujuan perjuangan ideologis yang terkandung dalam Pidato 1 Juni 1945 Bung Karno dan Trisakti Bung Karno melalui kursi kekuasaan di legislatif dan eksekutif. Menurutnya, memenangkan pertarungan dalam pemilu bukan hanya sekadar keren-kerenan, tapi harus siap berjuang demi rakyat.

“Melalui kader-kader PDI Perjuangan di kursi legislatif dan eksekutif, kita bisa lahirkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat berdasarkan Pancasila. Kebijakan-kebijakan yang menjaga persatuan Indonesia, kebijakan-kebijakan yang membawa Indonesia maju, yang mewujudkan masa ke-emasan Indonesia di era modern,” ucap Puan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sukabumi Yudi Suryadikrama menyatakan kebanggannya atas kedatangan Puan. Ia menyatakan, kader PDIP Sukabumi siap menjalankan perintah partai.

“Kedatangan Mba Puan Maharani menambah semangat kami menghadapi Pileg dan Pilpres. Kami siap menjaga marwah partai dan menjaga trah Bung Karno,” kata Yudi. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral