News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temukan Cahaya dari Penjara, Tio Pakusadewo Belajar Ngaji di Dalam Lapas pada Sosok Teroris Fenomenal ini, 2 Kali Pertemuan Langsung Bisa

Ketika dipenjara untuk yang kedua kalinya Tio Pakusadewo mengatakan bahwa dirinya menjadi sosok yang spritualis. Tio juga menyebut dirinya mulai belajar mengaji
Rabu, 10 Mei 2023 - 04:51 WIB
Tio Pakusadewo dalam kanal YouTube Dedi Corbuzier
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier

Jakarta, tvOnenews.com – Belakangan aktor legendaris Tio Pakusadewo menjadi bahan perbincangan karena blak-blakan mengungkapkan fakta mengenai kehidupan di penjara.

Tio Pakusadewo memang bukanlah sosok baru dalam dunia lembaga permasyarakatan atau lapas. Pasalnya, dirinya telah dua kali menjadi warga binaan lapas karena terseret kasus kepemilikan narkoba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Tio Pakusadewo menceritakan pengalamannya selama berada di dalam lapas. Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Tio Pakusadewo adalah ketika harus merasakan sel tikus.

Sel ini merupakan sebutan warga binaan untuk straf cell yakni kamar yang digunakan untuk mendisiplinkan warga binaan yang melakukan pelanggaran di area lapas.

Namun yang jarang diketahui netizen saat dipenjara untuk kedua kalinya Tio Pakusadewo justru menemukan pengalaman yang berharga. Pengalaman dipenjara untuk kedua kalinya ini membuat Tio Pakusadewo menjadi sosok yang lebih spiritualis.

“Lebih spiritualis. Itu yang gue bilang gue bisa melihat terang dari tempat yang gelap,” ungkap Tio Pakusadewo.

Pada kesempatan kedua dibui ini Tio Pakusadewo juga mengaku bertemu dengan sosok ustaz yang ternyata merupakan Ali Imron, terpidana seumur hidup atas kasus Bom Bali tahun 2002.

“Jadi hari minggu pertama ada orang yang selalu dateng ke kamar gue, pengen ketemu gitu, gue nggak tahu pertamanya, anak-anak bilang itu Pak Ustaz, ternyata Ali Imron teroris itu,” ungkap Tio Pakusadewo.

“Dia tujuannya tuh ngajar ngaji, jadi hari itu dia dateng gue pura-pura tidur itu, ngapain sih ni orang nih. Nggak tahunya cuma mau ngobrol, akhirnya gue ketemulah ngobrol-ngobrol,” tambah Tio.

Tio mengaku sebenarnya dirinya pernah bisa mengaji dulu, namun sudah lupa karena terlalu lama tidak melakukannya lagi. Melihat jawaban Tio tersebut Ali Imron menawarkan untuk mengajarinya mengaji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang teroris tersebut mengklaim bahwa dirinya bisa membuat Tio Pakusadewo bisa mengaji kembali hanya dalam dua kali pertemuan.

“Belajar-lah gue sama dia, bener-bener cuman dua kali, dua kali pertemuan itu gue udah bisa lagi ngaji. Keren sih metodenya,” ungkap Tio Pakusadewo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral