News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wajib Negatif PCR di Bandara, Calon Penumpang: Bikin Ribet

Namun, meski mahal, masyarakat terpaksa mengikuti aturan baru itu.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:36 WIB
Pesawat Wings Air Parkir di Apron Bandara Husein Sastra Negara Bandung
Sumber :
  • Asep Barbara

Bandung, Jawa Barat - Aturan baru yang mewajibkan calon penumpang pesawat menunjukkan hasil negatif polymerase chain reaction atau PCR, dianggap merepotkan dan bikin ribet. Hal itu diungkapkan calon penumpang pesawat di Bandara Husein Sastra Negara, Bandung, Jawa Barat.

Harga PCR yang berkisar Rp495 ribu bagi satu calon penumpang dianggap terlalu mahal. Harga ini juga di terapkan kepada anak berusia dua belas tahun ke bawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, meski mahal, masyarakat terpaksa mengikuti aturan baru itu. Sebab, sertifikat vaksin yang sebelumnya menjadi syarat, kini sudah tidak berlaku lagi.

"Kan saya tujuannya mau merantau, jadi harus minta surat keterangan dari RT sama RW, terus udah gitu langsung PCR," kata Yuyun (20) yang ingin terbang ke Medan.

Dia merasa syarat baru ini memberatkannya.

"Untuk harga PCR-nya dewasa sama anak 490 ribu, ya, harapan nya sih pengen bebas kaya dulu lagi biar gak ribet. Soalnya kan yang lain masih banyak yang mau ke luar kota," ujar Yuyun.

Hal serupa dirasakan oleh Riki (41) penumpang pesawat jurusan Bandung (BDO)-Kualanamu (KNO). Aturan wajib PCR menurutnya merepotkan bagi calon penumpang yang mesti menempuh perjalanan darurat seperti dia.

"Kebijakan ini memberatkan ya, apalagi penumpang yang akan berangkat karena kondisi darurat atau urgent seperti saya. Sekarang calon penumpang yang memiliki hasil negatif tes antigen saja sudah tidak berlaku, padahal dalam pelaksanaan dan hasilnya antara antigen dan PCR itu kan hampir sama, mirip, enggak jauh beda kan. Tapi kenapa ditolak hasil antigennya," ujar Riki.

Sementara itu, pihak Bandara Husein Sastra Negara menerapkan tarif batas atas untuk tes PCR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalo berdasarkan tracking penerbangan terakhir Kita sudah mencatat 1947 penumpang baik yang datang maupun berangkat. Kita juga menyediakan tempat untuk PCR di bandara dengan harga Rp495 ribu. Sedangkan untuk tes antigen Rp85 ribu," ujar Executive General Manager (EGM) Bandara Husein R Iwan Winaya Mahdar.

Aturan wajib menunjukkan hasil negatif test PCR penumpang pesawat tertuang dalam surat edaran nomor 88 tahun 2021 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. (Asep Barbara/act)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT