News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis! Anggota TNI AL Jadi Korban Komplotan Rampok, Mulut Mata Terlakban dan Tangan Terikat Hingga Dibuang di Jalan

Prajutit TNI Angkatan Laut (AL), Serka Muhamad Hanif Widiantoro, dari kesatuan Lantamal XIV Sorong, menjadi korban pembegalan
Minggu, 9 April 2023 - 11:00 WIB
Serka Muhamad Hanif Widiantoro jadi korban begal
Sumber :
  • IG: @majeliskopi08

Jakarta, tvOnenews.com - Prajutit TNI Angkatan Laut (AL), Serka Muhamad Hanif Widiantoro, dari kesatuan Lantamal XIV Sorong, menjadi korban perampokan saat perjalanan pulang dari sorong ke Semarang.

Sayangnya, nasib tak baik menimpa anggota TNI AL, Serka Muhamad Hanif Widiantoro, dalam perjalanan pulang dari Sorong ke kampung halamannya di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, di tengah jalan ia dibuang di wilayah brebes dengan kondisi mulut, mata dilakban, sementara tangan diikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian bermula saat Serka Hanif Widiantoro, bertolak dari Bandara Domine Eduard Osok Kota Sorang dengan menggunakan pesawat terbang menuju Jakarta. Sekitar pukul tujuh malam, pesawat prajurit TNI AL tersebut mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (6/4/2023). 

Setelah korban keluar dari Bandara Soetta, ia langsung menuju ke pangkalan Bus di wilayah Pasar Rebo, untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang dengan menggunakan Bus. Sampai di pangkalan Bus, Serka Hanif, langsung membeli tiket bis.

 

Namun, meski tiket bus sudah ditangan, ia justru diarahkan ke mobil pribadi jenis minibus berwarna Silver dengan plat B, dengan alasan bus tidak berangkat. Kemudian, tanpa banyak bertanya Serka Hanif pun langsung memasuki mobil yang sudah ada beberapa orang di dalamnya yang diduga mereka adalah komplotan.

Tak lama kemudian, mobil minibus pun melaju dan setelah itu Serka Hanif sudah tak ingat apa-apa lagi, karena selama perjalanan ia tertidur, dan saat ia terbangun kondisinya sudah dalam keadaan mulut dan mata terlakban dan tangan terikat.

Dengan kondisi seperti itu, pelaku mengambil seluruh barang korban termasuk menguras isi rekening korban dengan membawa korban ke ATM dan memaksa korban menyebutkan nomer pin dengan todongan senjata tajam dipunggung Sersan Hanif.

Setelah pelaku mengambil uang dari rekening korban, mobil melanjutkan perjalanan hingga akhirnya korban diturunkan di jalan persawahan di Desa Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Jum'at (7/4/2023) pagi, korban ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan, mulut dan mata terlakban dan tangan terikat.

Saat ini, Kasusnya tengah ditangani polsek Kedungbanteng berkoordinasi dengan Pasintel Lanal Tegal beserta tim.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral