news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Situasi keamanan yang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran berdampak langsung pada agenda teknis F1 2026..
Sumber :
  • Reuters

Imbas Perang AS vs Iran, Mercedes dan McLaren Batal Uji Coba di Bahrain Jelang F1 2026

Situasi keamanan yang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran berdampak langsung pada agenda teknis F1 2026.
Selasa, 3 Maret 2026 - 16:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Situasi keamanan yang memanas akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran berdampak langsung pada agenda teknis Formula 1 (F1 2026).

Pemasok ban resmi F1, Pirelli, resmi membatalkan sesi uji coba ban di Bahrain International Circuit yang sedianya berlangsung pada Senin 2 Maret 2026 kemarin.

Sejumlah tim Formula 1 mengalami kendala perjalanan jelang seri pembuka musim 2026 akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Sumber :
  • Reuters

Tes pengembangan ban basah itu awalnya dijadwalkan digelar selama dua hari bersama dua tim pabrikan, Mercedes-AMG Petronas Formula One Team dan McLaren. Namun, pertimbangan keamanan membuat kegiatan tersebut dihentikan.

“Dua hari uji coba pengembangan untuk ban basah yang dijadwalkan hari ini dan besok di Bahrain International Circuit dibatalkan karena alasan keamanan, menyusul situasi internasional saat ini,” tulis Pirelli dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Motorsport, Selasa.

Keputusan itu diambil setelah Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan Pangkalan Udara Manama, yang berjarak sekitar 20 mil dari lokasi sirkuit.

Dengan kondisi keamanan yang belum stabil, Pirelli memilih menghentikan seluruh aktivitasnya di Bahrain. Saat ini, tim pengembangan mereka masih berada di hotel kawasan Manama.

“Semua staf Pirelli saat ini berada di hotel daerah Manama dan dalam kondisi aman. Saat ini perusahaan tengah bekerja keras untuk menyelamatkan mereka dan mengorganisir mereka untuk segera kembali ke Italia atau Inggris dalam waktu dekat,” tulis Pirelli.

Memanasnya konflik di kawasan Teluk berpotensi memengaruhi agenda balap Formula 1, mengingat sejumlah seri digelar di wilayah yang berdekatan dengan area konflik. Selain itu, jalur penerbangan tim dan logistik F1 juga banyak melintasi kawasan Timur Tengah.

Hingga saat ini, Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) selaku otoritas tertinggi olahraga otomotif dunia belum mengumumkan langkah atau keputusan resmi terkait dampak konflik tersebut terhadap kalender balap musim ini.

(aes)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
01:54
02:34
01:35
03:49
02:04

Viral