- Reuters/Rula Rouhana
Max Verstappen Kritik Keras Regulasi untuk Mobil Balap Baru di F1 2026: Seperti Formula E Versi Ekstrem!
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Red Bull, Max Verstappen, melontarkan kritik keras terhadap generasi baru mobil F1 yang akan digunakan mulai musim 2026.
Ia menyebut mobil tersebut “anti-balapan” dan terasa seperti “Formula E versi steroid”.
- Instagram/Red Bull Racing
Mobil baru F1 2026 sendiri memang dirancang dengan penekanan besar pada manajemen energi, seiring penggunaan unit daya anyar yang membagi hampir 50-50 tenaga antara mesin pembakaran internal dan komponen listrik.
Namun, Verstappen mengaku tidak terkesan dengan tuntutan pengisian ulang baterai secara terus-menerus. Ia menilai mobil tersebut tidak menyenangkan untuk dikendarai.
"Sejujurnya, tidak terlalu menyenangkan. Saya rasa kata yang tepat adalah manajemen. Sebagai pembalap, rasanya tidak seperti Formula 1. Rasanya lebih seperti Formula E versi ekstrem," ujar Verstappen dilansir dari laman Crash.
"Tapi aturannya sama untuk semua orang, jadi Anda harus menghadapinya. Itu juga bukan masalah bagi saya, karena saya mendukung itu. Kesempatan yang setara, saya tidak keberatan," katanya lagi.
"Tapi sebagai pembalap murni, saya menikmati mengemudi dengan kecepatan penuh. Dan saat ini, Anda tidak bisa mengemudi seperti itu. Terlalu banyak hal yang harus diatur," jelas Verstappen.
"Banyak hal yang Anda lakukan sebagai pembalap, dari sisi input atau kontrol, sangat berdampak besar pada manajemen energi. Bagi saya, itu bukan Formula 1," ungkapnya.
"Mungkin lebih baik membalap di Formula E, bukan? Karena di sana memang semuanya tentang efisiensi dan manajemen energi. Itu memang identitas mereka," imbuh Verstappen.
- Facebook/F1
Sebelumnya, pembalap Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton juga sempat menyampaikan pandangan yang sama soal regulas mobil baru F1 musim ini.
Senada dengan Verstappen, Hamilton juga terkesan tidak terlalu menyukai regulasi yang diterapkan untuk mobil balap F1 di musim 2026.
"Kalau melihat di Barcelona, misalnya, kami harus melakukan lift and coast sejauh 600 meter dalam satu lap kualifikasi. Itu bukan esensi balapan. Di sini (Bahrain), kami tidak perlu melakukan itu karena ada banyak zona pengereman," ujar Hamilton.