news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sergio Perez saat di Tim Red Bull Racing.
Sumber :
  • Facebook/schecoperez

Mantan Petinggi Red Bull Ini Tiba-tiba Balas Komentar Pedas yang Dilontarkan oleh Sergio Perez

Helmut Marko akhirnya merespons pernyataan tajam Sergio Perez yang belakangan mengkritik tim F1 Red Bull.
Selasa, 27 Januari 2026 - 18:55 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Helmut Marko akhirnya merespons pernyataan tajam Sergio Perez yang belakangan mengkritik tim F1 Red Bull.

Perez, yang bersiap kembali ke Formula 1 bersama tim anyar Cadillac, melontarkan sindiran dalam podcast Cracks milik Oso Trava di Meksiko.

Pembalap asal Meksiko itu menilai banyak hal berjalan bermasalah selama memperkuat Red Bull.

Max Verstappen dan Helmut Marko
Sumber :
  • Facebook/Red Bull

Perez sendiri didepak dari Red Bull setelah performanya menurun drastis pada musim 2024.

Menanggapi hal itu, Marko mengaku cukup terkejut dengan komentar mantan anak asuhnya tersebut.

“Ini agak mengejutkan, karena kita tidak boleh lupa bahwa Checo Pérez tidak memiliki kontrak. Dia dipecat dari tim balap yang praktis dia pertahankan kelangsungannya,” kata Marko.

Pria Austria berusia 82 tahun itu juga menyinggung kontribusi Perez saat masih membela Red Bull.

“Saya tidak tahu persis berapa banyak balapan Grand Prix yang dia menangkan, tetapi terutama pada tahun 2022 dia sempat bersaing untuk kejuaraan dunia. Alasan dia akhirnya berhenti tampil ada beberapa, tetapi secara keseluruhan saya pikir Checo membangun kariernya bersama kami.” ujarnya.

Sebelumnya, Perez menyebut situasi di Red Bull selalu penuh tekanan baginya.

"Di Red Bull, semuanya menjadi masalah," ujar Perez.

Sergio Perez saat di Tim Red Bull Racing
Sumber :
  • Facebook/schecoperez

Ia menilai performanya kerap disorot berlebihan, baik saat lebih cepat maupun lebih lambat dari Max Verstappen.

Perez juga mengaku banyak belajar menghadapi tekanan publik dan internal tim selama periode sulit itu.

Ia bahkan menyebut hanya pembalap dengan mental kuat yang mampu bertahan dalam kondisi tersebut.

Seiring kepergiannya, Red Bull terus melakukan pergantian pembalap tanpa hasil stabil hingga musim 2025.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:44
03:26
01:32
06:03
01:24
05:06

Viral