- marcmarquez93
MotoGP 2026 Belum Mulai, Tapi Marc Marquez Sudah Tahu Siapa yang Akan Menjadi Rivalnya Musim Depan
tvOnenews.com - Marc Marquez menutup MotoGP 2025 dengan status juara dunia bersama tim Pabrikan Ducati.
Tampil dominan sepanjang musim, Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara dengan torehan 11 kemenangan.
Tak hanya itu, rider Spanyol tersebut juga mengoleksi 14 kemenangan Sprint Race, menjadikannya salah satu musim paling impresif sepanjang kariernya di kelas utama.
- Ducati Corse
Gelar tersebut menjadi yang ketujuh bagi Marquez di MotoGP sekaligus mengakhiri penantian enam tahun tanpa mahkota juara dunia.
Secara keseluruhan, ia kini mengoleksi sembilan gelar Grand Prix dan menyamai pencapaian legenda Italia, Valentino Rossi.
Musim 2025 juga mencatatkan sejarah bagi keluarga Marquez, karena Marc dan Alex finis pertama serta kedua di klasemen akhir.
Alex Marquez menutup musim sebagai runner-up dengan selisih 78 poin dari sang kakak, sebuah pencapaian terbaik sepanjang kariernya.
Performa konsisten Alex, yang meraih enam kemenangan sepanjang musim, membuatnya mendapat promosi paket motor pabrikan Ducati untuk 2026.
- marcmarquez93
Ia akan tetap membela Gresini Racing, namun dengan spesifikasi GP26 yang sama seperti tim pabrikan Ducati.
Situasi tersebut membuat Marc Marquez sudah memetakan siapa rival terbesarnya pada MotoGP 2026 mendatang.
Dalam pandangannya, Alex Marquez justru menjadi ancaman utama sejak awal musim, melebihi pembalap lain di grid.
"Yah, Alex akan menjadi saingan utama saya sejak awal; dia akan memiliki GP26," kata Marc Marquez.
Marc menilai performa Alex musim ini membuktikan kapasitasnya sebagai penantang serius gelar juara dunia.
“Dia telah membuktikan bahwa dia mampu melakukan apa saja, tetapi tanpa melupakan semua rival lainnya, merek-merek lain yang mendominasi.” lanjutnya.
- Instagram.com/marcmarquez93
Meski bersaudara, Marc menegaskan persaingan profesional tidak akan mempengaruhi hubungan keduanya di lintasan.
“Tahun depan, saudara saya Alex akan menjadi rival utama saya sejak awal. Itu tidak akan mengubah cara kami melakukan sesuatu.” terang Marquez.
Ia bahkan menegaskan memandang Alex sebagai pesaing murni, bukan semata adik kandung.
“Saya tidak akan menyebutnya sebagai saudara saya, tetapi sebagai Alex Marquez: runner-up kejuaraan dunia dan mampu melakukan apa saja.” tambahnya.