- Facebook/Mercedes AMG
Untuk Pertama Kalinya Musim Ini, Bos Mercedes Akui Kecewa Melihat Performa Kimi Antonelli di F1 GP Italia 2025
tvOnenews.com - Bos Mercedes, Toto Wolff, akhirnya menunjukkan kekecewaan terhadap Kimi Antonelli setelah pembalap rookie itu tampil mengecewakan di F1 GP Italia 2025.
Kimi Antonelli yang tampil di depan publik sendiri, gagal memberikan hasil yang meyakinkan bagi Mercedes.
Pada balapan hari Minggu yang berlangsung di Sirkuit Monza, pembalap 19 tahun tersebut hanya mampu finis di posisi kesembilan setelah dijatuhi penalti lima detik.
- Facebook/F1
Penalti itu diberikan karena Antonelli terbukti memaksa Alex Albon keluar lintasan ketika bersaing memperebutkan posisi di tengah balapan.
Sebelum balapan, Antonelli juga sempat bermasalah di sesi latihan kedua.
Ia tergelincir dan kurang maksimal saat kualifikasi, finis tepat di belakang George Russell.
Toto Wolff yang selama ini dikenal selalu membela Antonelli, kali ini secara terbuka mengakui performa sang pembalap muda tergolong mengecewakan.
Untuk pertama kalinya di F1 2025, Toto Wolff mengungkapkan kekecewaannya pada Kimi Antonelli.
"Akhir pekan ini mengecewakan. Mengecewakan. Anda tidak bisa menempatkan mobil di lintasan gravel dan berharap bisa sampai di sana. Sepanjang balapan mengecewakan," kata Wolff.
- Facebook/Mercedes AMG
Meski kecewa, Wolff tetap menegaskan dukungannya terhadap masa depan Antonelli.
Kepala tim Mercedes itu yakin bakat besar pembalap muda itu akan bersinar di musim-musim mendatang.
"Itu tidak mengubah apa pun dalam hal dukungan dan keyakinan saya terhadap masa depannya karena saya yakin dia akan sangat, sangat, sangat bagus. Tapi hari ini mengecewakan," ujar Wolff.
Lebih lanjut, Wolff menilai Antonelli membuat terlalu banyak kesalahan sepanjang akhir pekan, termasuk manuvernya terhadap Albon yang dianggap sama sekali tidak perlu.
Komentar tegas ini menandai perubahan sikap Wolff, mengingat sebelumnya ia selalu jadi tameng utama Antonelli di tengah kritik soal performa.
Kini publik menunggu apakah Antonelli mampu bangkit di seri berikutnya, terutama dengan Mercedes yang tengah bersaing ketat di klasemen konstruktor.
(akg)