- Instagram/officialcainvelasquez
Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez menyambut hangat kembalinya mantan juara UFC, Cain Velasquez yang resmi bebas dari penjara.
Nama Cain Velasquez tengah menjadi sorotan setelah dirinya dinyatakan bebas bersyarat usai di penjara selama 11 bulan di Lembaga Pemasyarakatan Soledad, California, Amerika Serikat pada Minggu (15/2/2026) waktu setempat.
Velasquez sebelumnya didakwa atas percobaan pembunuhan, penyerangan, dan penembakan kepada Harry Eugene Goulerte yang melakukan pelecehan kepada putri kandungnya yang masih di bawah umur pada Februari 2022 lalu.
Bebasnya Velasquez pun disambut hangat oleh sejumlah pihak, salah satunya Javier Mendez yang dikenal sebagai pelatih MMA ternama.
Velasquez dan Mendez diketahui memang memiliki hubungan dekat, mengingat keduanya sama-sama berasal dari AKA (American Kickboxing Academy), salah satu gym MMA paling terkenal di dunia yang berbasis di San Jose, California.
Cain Velasquez adalah salah satu petarung bintang yang pernah dilahirkan oleh AKA. Ia berlatih dan bertarung di bawah bimbingan Javier Mendez sejak awal karier profesionalnya di UFC. Begitu juga dengan Khabib Nurmagomedov yang bergabung sejak 2012 sehingga kedua legenda MMA itu menjadi kerabat dekat karena keduanya juga merupakan rekan sparing.
Saat mengetahui Velasquez akhirnya bebas dari penjara, Mendez pun langsung menyambut hangat mantan anak didiknya tersebut. Hal ini ia ungkapkan melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (17/2/2026).
Mendez mengunggah potret bersama Velasquez, dan mengatakan bahwa mantan juara kelas berat UFC merupakan sosok inspirasi bagi para ayah di seluruh dunia.
"Selamat datang kembali ke tempat asalmu @officialcainvelasquez. Kamu adalah inspirasi bagi para ayah di seluruh dunia #akalegends" tulis Javier Mendez.
Sekadar informasi, sejatinya Velasquez mendapatkan hukuman 5 tahun penjara pada Maret 2025, setelah mengaku tidak bersalah atas tuduhan terkait penembakan tersebut. Namun ia kini dibebaskan lebih cepat karena aktif berpartisipasi dalam program-program rehabilitasi.
Kasus ini bermula dari Velasquez merasa sakit hati karena Harry Goulerte melakukan pelecehan termasuk salah satunya kepada putri kandungnya yang masih di bawah umur.