news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tunggal putri Indonesia, Putri KW di perempatfinal Swiss Open 2026.
Sumber :
  • PBSI

Evaluasi Hasil Turnamen Tur Eropa, Pelatih Sebut Putri KW Harus Lebih Siap Mental untuk Tembus Jajaran Elite Dunia

Untuk benar-benar menembus jajaran elite dunia, masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan Putri KW terutama dari sisi mental juga kepercayaan diri.
Rabu, 25 Maret 2026 - 21:04 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Performa Putri Kusuma Wardani (Putri KW) sepanjang tur Eropa 2026 memang menunjukkan tren positif. Namun, untuk benar-benar menembus jajaran elite dunia, masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan, terutama dari sisi mental dan kepercayaan diri.

Hal itu disampaikan Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, yang menilai Putri sudah berada di jalur perkembangan yang tepat, meski belum cukup untuk menembus empat besar dunia.

Putri Kusuma Wardani takluk di tangan tunggal putri Thailand, Supanida Katethong di Final Swiss Open 2026
Sumber :
  • PBSI

“Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding,” ujar Imam.

Menurutnya, kesiapan mental menjadi faktor krusial, terutama saat menghadapi pertandingan besar dengan tekanan tinggi seperti final. Selain itu, kontrol permainan serta keberanian mengambil keputusan di lapangan juga menjadi kunci untuk naik ke level tertinggi.

Sepanjang tur Eropa, Putri sempat menunjukkan konsistensi dengan menembus final Swiss Open. Namun, di partai puncak, performanya belum maksimal hingga harus mengakui keunggulan wakil Thailand Supanida Katethong dengan skor 11-21, 15-21.

Di turnamen bergengsi All England, langkah Putri juga terhenti di perempat final setelah kalah dari pemain nomor satu dunia An Se Young dengan skor 11-21, 14-21.

Putri sendiri mengakui bahwa menghadapi pemain papan atas dunia masih menjadi tantangan tersendiri dalam kariernya saat ini.

“Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top empat. Menurut saya yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar,” ujarnya.

Pemain peringkat enam dunia itu menilai konsistensi permainan dan ketahanan dalam berpikir saat bertanding menjadi faktor utama yang membedakan dirinya dengan para pemain elite.

“Pengalaman sangat baik bisa sampai di perempat final All England ini. Saya belajar dari pemain nomor satu dunia bagaimana cara berpikir dan menjaga konsistensi di lapangan,” kata Putri.

Ia juga menyoroti kualitas permainan An Se Young yang dinilainya sangat komplet, baik dalam menyerang maupun membangun tekanan kepada lawan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:43
01:19
03:01
01:27
02:53
04:11

Viral