- PBSI
Kalah Telak di Game Pertama, Raymond/Joaquin Pakai Strategi Ini Untuk Kalahkan Fajar/Fikri di 16 Besar All England 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berhasil membalikkan keadaan setelah mengubah strategi permainan saat menghadapi senior mereka, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, pada babak 16 besar All England 2026.
Pertandingan derbi sesama wakil Indonesia yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Kamis waktu setempat, berjalan sengit.
- PBSI
Raymond/Joaquin sempat tertinggal jauh pada gim pertama sebelum akhirnya bangkit dan menang lewat rubber game dengan skor 8-21, 21-14, 21-16.
Raymond mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil melewati pertandingan yang tidak mudah tersebut. Ia mengakui pada awal laga mereka belum mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.
“Puji Tuhan permainan berjalan lancar dan masih diberikan kemenangan. Di gim pertama kami terlambat mengantisipasi kondisi lapangan,” kata Raymond dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat.
Menurutnya, karakter lapangan pada pertandingan kali ini berbeda dibandingkan saat mereka bermain di laga sebelumnya, terutama terkait kondisi angin yang mempengaruhi arah pukulan.
“Cukup berbeda dengan pertandingan pertama yang masih ada angin di lapangan, kali ini tidak ada angin sama sekali,” ujarnya.
Di sisi lain, Joaquin menilai kekalahan pada gim pembuka juga dipengaruhi oleh keunggulan lawan dalam menguasai bola pertama dan kedua, terutama di area depan net.
“Di gim pertama kami kalah di bola pertama dan kedua. Mereka punya kemampuan luar biasa di depan net,” kata Joaquin.
- PBSI
Menyadari hal tersebut, pasangan muda ini kemudian mengubah pendekatan permainan pada gim kedua. Mereka mencoba menjauhkan bola dari area net dan memperpanjang reli untuk mengurangi dominasi lawan di depan.
Strategi baru itu terbukti efektif. Raymond/Joaquin mulai mampu mengontrol tempo permainan hingga akhirnya memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, mereka sempat berada dalam situasi tertekan ketika lawan mulai mengejar ketertinggalan. Namun, keduanya berusaha tetap menjaga keyakinan hingga akhirnya memastikan kemenangan.
“Di gim ketiga kami yang sudah unggul sempat mau terkejar, tapi kami terus meyakinkan diri bahwa kami bisa,” kata Joaquin.
Hasil tersebut membawa Raymond/Joaquin melangkah ke perempat final untuk menghadapi pasangan China, Liang Wei Keng dan Wang Chang.
Joaquin menyebutkan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah memulihkan kondisi tubuh sebelum menyiapkan strategi menghadapi pertandingan berikutnya.
“Hari ini kami mau mulai dari diri sendiri dulu, makan enak dan tidur yang nyenyak. Setelah itu baru menonton video, analisa, dan diskusi dengan pelatih,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan mental untuk menghadapi lawan berikutnya, karena menurutnya peluang untuk menang tetap terbuka.
“Dari sisi non-teknis kami harus meyakinkan diri bahwa kami sama-sama punya peluang untuk menang. Kami harus memaksimalkan kesempatan ini,” kata Joaquin.
(aes)