news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin di pertandingan Liga Voli Korea musim 2025/2026..
Sumber :
  • KOVO

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selasa, 10 Maret 2026 - 00:02 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Setelah kepergian Megawati Hangestri, performa Jeong Kwan Jang Red Sparks mengalami penurunan drastis. Tim yang dalam dua musim sebelumnya mampu menembus babak playoff V-League kini justru terpuruk di dasar klasemen.

Selama dua musim membela Red Sparks, Megawati Hangestri selalu memiliki pasangan berbeda di lini serang yang membuat performanya semakin menonjol di V-League.

Pada musim pertamanya, Megawati berduet dengan Giovanna Milana. Kombinasi keduanya sukses membawa Red Sparks kembali lolos ke babak playoff setelah tujuh tahun absen. Dalam musim tersebut, Megawati tampil luar biasa dengan menjadi top skor tim lewat torehan 736 poin.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Memasuki musim berikutnya, posisi Milana digantikan oleh Vanja Bukilic sebagai tandem Megawati. Duet Megawati dan Bukilic menjadi salah satu pasangan paling mematikan di liga, yang akhirnya membawa Red Sparks melaju hingga partai final.

Megawati mencatatkan 802 poin (peringkat ketiga top skor liga), sementara Bukilic menorehkan 638 poin (peringkat kelima).

Penampilan Red Sparks saat itu bahkan membuat banyak penggemar terkejut. Tim yang awalnya tidak terlalu diperhitungkan justru menjelma menjadi kuda hitam dan berhasil melangkah hingga final V-League musim 2024/2025.

Megawati juga tampil gemilang di partai final tersebut dengan menjadi pencetak poin terbanyak. Pertandingan berlangsung sengit hingga gim kelima sebelum akhirnya Pink Spiders keluar sebagai juara dengan kemenangan 3-2 (26-24, 26-25, 25-27, 23-25, 15-13). Hasil itu memastikan Pink Spiders menutup musim Liga Voli Korea 2024/2025 sebagai juara.

Meski Red Sparks harus puas sebagai runner-up, nama Megawati Hangestri semakin mendapat perhatian berkat perjuangannya menghadapi Pink Spiders yang dipimpin oleh Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Bahkan dalam laga penentuan tersebut, Megawati sempat mengalami cedera pada gim kelima. Meski begitu, pemain yang dijuluki Megatron itu tetap memaksakan diri untuk terus bermain demi timnya.

Namun situasi berbeda kini dialami Red Sparks pada musim 2025/2026. Belum lama ini, mereka kembali menelan kekalahan saat menghadapi IBK Altos dengan skor telak 0-3 (10-25, 18-25, 24-26) dalam pertandingan putaran keenam V-League.

Jeong Kwan Jang sebenarnya berharap bisa meraih kemenangan beruntun untuk memanfaatkan momentum positif pada putaran keenam. Namun sejak set pertama, mereka kesulitan menghadapi permainan IBK Altos dan terus berada dalam tekanan.

Red Sparks sebenarnya sempat berada di ambang merebut set ketiga setelah unggul 24-20. Namun mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah kebobolan empat poin beruntun dari Victoria yang memaksa pertandingan masuk deuce.

Situasi tersebut dimanfaatkan IBK untuk membalikkan keadaan lewat serangan terbuka Victoria serta blok dari Choi Jeong-min.

Dalam pertandingan tersebut, Park Yeo-reum menjadi pencetak poin terbanyak bagi Red Sparks dengan 10 angka. Sementara itu, performa pemain lain dinilai masih jauh dari harapan. Elisa Zanette hanya mencatatkan persentase serangan sebesar 18 persen.

Secara keseluruhan, efektivitas serangan tim juga sangat rendah dengan tingkat keberhasilan hanya 24 persen, jauh di bawah IBK yang mencapai 40 persen. Red Sparks juga kalah dalam statistik blok dengan perbandingan 4-12.

Usai pertandingan, pelatih Ko menyampaikan kekecewaannya terhadap performa tim.

"Konsentrasi dan kondisi fisik para pemain tampaknya menurun. Mereka tidak bermain bagus. Tim secara keseluruhan tidak bermain bagus. Saya tidak punya komentar tentang pertandingan hari ini. Ini masalah konsentrasi," ungkapnya dilansir dari MyDaily.

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

Ia kemudian menutup wawancara dengan mengatakan, "Anda bisa tahu dari ekspresi dan gerakan mereka selama pertandingan. Saya mencoba untuk meningkatkan konsentrasi mereka, tetapi itu tidak mudah. Ini keputusan yang sulit sepanjang musim. Kita perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan berikutnya."

Sebagai informasi, saat ini Red Sparks masih menempati dasar klasemen dengan 8 kemenangan, 26 kekalahan dan hanya berhasil mengumpulkan 26 poin.

Jaraknya cukup jauh dengan peringkat keenam, AI Peppers berhasil bangkit dan mengejar poin usai mengalahkan Hyundai Hillstate. (ind)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral