- NPC Indonesia
Baru Hari Pertama Borong 16 Medali, Tim Para Renang Cetak Rekor di ASEAN Para Games 2025
Jakarta, tvOnenews.com - Tim para renang Indonesia langsung tancap gas pada hari pertama perebutan medali di ajang ASEAN Para Games 2025. Bertanding di Aquatic Center 80th Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Rabu (21/1/2026), skuad Merah Putih sukses mengoleksi enam medali emas sekaligus mencatatkan empat rekor baru.
Hasil tersebut menjadi kejutan manis di awal kompetisi. Dari total nomor yang dipertandingkan pada hari pertama, tim asuhan Agni Herarta juga menambah perolehan delapan medali perak dan tiga perunggu, menegaskan dominasi Indonesia di cabang olahraga para renang.
Empat rekor ASEAN Para Games yang diukir Indonesia menjadi sorotan utama. Rekor pertama dipersembahkan oleh Mutiara Cantik Harsanto di nomor 100 meter gaya dada putri SB9.
Perenang berusia 22 tahun itu tampil impresif dengan catatan waktu 1 menit 29,86 detik, unggul jauh atas wakil Malaysia Jua Xuan Ong (1 menit 32,99 detik) dan perenang tuan rumah Monruedee Kangpila (1 menit 34,97 detik).
Rekor kedua datang dari Mulyadi pada nomor 100 meter gaya dada putra SB4. Atlet berusia 35 tahun tersebut mencatatkan waktu 1 menit 44,70 detik, sekaligus memecahkan rekor sebelumnya.
Dua rekor lainnya disumbangkan oleh Muhammad Gerry Pahker yang merebut emas di nomor 100 meter gaya dada SB6 dengan waktu 1 menit 32,49 detik, serta Abdul Majid Rahman dari nomor 100 meter gaya dada putra SB lewat catatan 1 menit 21,27 detik.
Sementara itu, dua emas tambahan Indonesia diraih oleh Siti Alfiyah pada nomor 400 meter gaya bebas putri S6 dengan waktu 6 menit 56,85 detik, serta Syuci Indriani di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14 dengan catatan 1 menit 11,41 detik.
Mutiara Cantik Harsanto mengaku tidak menyangka bisa meraih dua medali pada hari pertama. Selain emas di nomor andalannya, ia juga merebut perak di **100 meter gaya bebas putri S9**, nomor yang menurutnya bukan unggulan.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa dapat dua medali hari ini, apalagi di nomor gaya bebas. Itu sebenarnya nomor tambahan karena nomor sebelumnya dihapus,” ujar Cantik.
Cantik mengaku sudah memperkirakan peluang emas di nomor gaya dada, namun tidak menyangka bisa kembali memecahkan rekor.
“Rekor ini sebenarnya sudah pecah saat saya bertanding di Peru Oktober 2025 dengan waktu 1 menit 31 detik. Di sini bisa pecah lagi. Alhamdulillah, tapi tetap tidak menyangka,” kata Cantik.
Pada ASEAN Para Games edisi sebelumnya di Kamboja, Cantik meraih dua emas dan empat perak. Untuk edisi kali ini, ia menargetkan hasil yang lebih baik.
“Saya ingin prestasi yang lebih baik dari edisi sebelumnya. Kalau tidak bisa menambah emas, setidaknya memperbaiki catatan waktu terbaik saya,” ujar Cantik.
Perasaan bangga juga dirasakan Muhammad Gerry Pahker, yang sukses mempersembahkan emas sekaligus memecahkan rekor di hari pertama. Ia harus bersaing ketat dengan sejumlah atlet kuat, termasuk wakil tuan rumah Aekkarin Noithat.
“Alhamdulillah bisa dapat emas di hari pertama. Persaingan sangat ketat, bahkan selisih waktunya hanya sekitar dua detik,” ujar Gerry.
Meski memecahkan rekor, Gerry mengaku belum sepenuhnya puas karena masih belum mencapai catatan terbaiknya.
“Target saya dua emas di APG 2025. Rekor ini memang belum personal best saya, tapi tetap saya syukuri. Ini jadi motivasi ke depan,” kata Gerry.
Pelatih tim para renang Indonesia, Agni Herarta, menyampaikan rasa puas atas performa anak asuhnya di hari pertama. Ia menilai hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi hari-hari pertandingan selanjutnya.
“Hasil hari pertama sangat memuaskan dan di luar dugaan. Ini membuat kami semakin percaya diri untuk empat hari ke depan,” kata Agni.
Ia menegaskan, empat rekor baru tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet selama masa persiapan. Agni pun optimistis timnya mampu memenuhi, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.
“Dari delapan target emas, hari ini kami sudah meraih enam. Kami akan fokus memenuhi target terlebih dahulu, tapi tentu berharap bisa melampauinya,” ujarnya.
Rekap Medali Para Renang hari Rabu (21/1/2026):
Medali Emas
1. Siti Alfiyah - 400m gaya bebas putri S6
2. Mutiara Cantik Harsanto - 100m gaya dada putri SB9 (rekor baru)
3. Syuci Indriani - 100m gaya kupu-kupu putri S14
4. Mulyadi - 100m gaya dada putra SB4 (rekor baru)
5. Muhammad Gerry Pahker - 100m gaya dada SB6
6. Abdul Majid Rahman - 100m gaya dada putra SB7
Medali Perak
1. Syailendra Ihza Firmansyah Putra - 100m gaya dada SB14
2. Aris Wibawa - 100 gaya dada SB7
3. Mutiara Cantik Harsanto - 100m gaya bebas putri S9
4. Theradina Audria Lie - 100m gaya bebas putri S10
5. Nor Aimah - 50m gaya punggung putri S6-S7
6. Fajar Nur Hadianto - 50m gaya punggung putra S6
7. Syuci Indriyani - 200 meter gaya dada putri SB14
8. Aris Wibawa - 200m gaya dada putra SB
Medali Perunggu
1. Simon Abraham Situmorang - 100m gaya dada putra SB4
2. Riyanti - 400m gaya bebas putri S6