news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

Megawati Hangestri Berani Jujur soal Perbedaan Besar Voli Korea Selatan dan Indonesia, Megatron Sampai Dibuat Menangis Karena...

Jauh-jauh hari sebelum tinggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri pernah bicara jujur soal perbedaan besar voli Korea Selatan dan Indonesia. Menurut Megatron...
Jumat, 2 Mei 2025 - 13:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali menyita perhatian publik usai memutuskan pulang kampung dan tak memperpanjang kontraknya bersama klub Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Kepulangannya ke Indonesia pada 10 April 2025 menjadi momen yang cukup emosional dan banyak diperbincangkan.

Wajar saja, pasalnya Megatron bukan pemain biasa di Liga Voli Korea.

Pemain Red Sparks Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • KOVO

 

Dua musim berseragam Red Sparks, ia sukses mencetak prestasi mentereng dan meninggalkan jejak sebagai salah satu pemain asing terbaik yang pernah membela klub tersebut.

Red Sparks berhasil ia antarkan menjadi tim dengan torehan poin tertinggi di babak reguler maupun babak final V-League musim 2024/2025.

Tim ini juga sukses menempati posisi runner-up secara keseluruhan. Tak heran jika kepergian Megawati cukup menyisakan lubang besar, tidak hanya secara teknis tapi juga emosional.

Megawati Hangestri Pertiwi saat masih membela Jung Kwan Jang Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

 

Namun jauh sebelum momen perpisahan itu, Megawati pernah membagikan cerita menarik soal bagaimana keras dan ketatnya dunia voli di Korea Selatan.

Dalam wawancaranya di kanal YouTube Off The TV, Megawati secara jujur mengungkap betapa besar perbedaan atmosfer antara voli di negeri ginseng dengan di tanah air.

Ia tak segan menyebut permainan di Korea jauh lebih cepat dan disiplin, sementara di Indonesia masih cenderung santai.

"Menurut aku cara bermainnya, di sini (Korea Selatan) lebih cepat, kalau di Indonesia lebih santai," ungkap Mega blak-blakan.

Perbedaan itu tak hanya membuatnya harus menyesuaikan diri secara fisik, tetapi juga mental. Ia mengaku sempat kewalahan, terutama saat harus menghadapi tim-tim besar seperti Pink Spiders.

Duel Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung di laga final Red Sparks vs Pink Spiders.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO

 

"Aku pasti nangis kalau lawan Pink Spiders," ucap Megawati sambil tertawa mengenang masa-masa berat itu.

Menurut Mega, pertandingan berintensitas tinggi tak hanya menguras tenaga tapi juga emosinya. Bahkan ketika menang pun, perasaannya tak sepenuhnya lega.

"Kalau pertandingan yang sulit banget, aku pasti nangis. Meskipun menang, tetap kayak sedih gitu, terharu, karena aku orangnya soft," lanjutnya.

Namun semua kesulitan itu tidak membuatnya mundur. Justru Megawati menjadikannya sebagai motivasi untuk tampil lebih baik.

"Pengen buktikan, pengen lebih baik dari tahun lalu (2023/2024). Tentunya aku sama teman-teman aku akan bekerja keras," tegasnya.

Kini, Megawati memulai babak baru dengan kembali membela Gresik Petrokimia di Proliga 2025.

Megawati Hangestri Batal Main Bersama Gresik Petrokimia di Solo Manajemen Gresik Petrokimia Bilang Kalau Megatron Harus Jalani Pemeriksaan...
Sumber :
  • instagram Petrovoli

 

Ia tak hanya membawa pengalaman internasional, tetapi juga mental juara yang dibentuk dari kerasnya kompetisi di Korea. 

Keputusan ini sekaligus menutup lembaran dua musim cemerlangnya di Korea Selatan. (gwn/asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral