- KOVO
Sudah Tak di Red Sparks Lagi, Ko Hee-jin Bicara Jujur Tentang Megawati Hangestri: Saya Benar-benar...
Jakarta, tvOnenews.com - Kepulangan Megawati Hangestri ke Indonesia beberapa waktu lalu diiringi dengan tangisan dari pelatih Red Sparks yaitu Ko Hee-jin.
Hal itu terlihat saat Ko Hee-jin mengantar Megawati ke bandara.
Diketahui, Megawati Hangestri memutuskan untuk yak mempanjang kontraknya bersama Red Sparks.
Kini wanita yang dijuluki Megatron itu bergabung di Gresik Petrokimia.
Kepergian Megawati rupanya masih meninggalkan kesedihan bagi Ko Hee-jin. Kepad media Korea ia mengutarakan perasaannya ditinggal salah satu anak kesayangannya.
Ko Hee-jin pun tidak menampik bahwa video yang menunjukkan dirinya menangis tersedu-sedu saat melepas kepulangan Megawati Hangestri itu benar adanya.
Menurut Ko Hee-jin, ia sebetulnya tidak pernah merasa sesedih itu. Pelatih Red Sparks itu sampai heran terhadap perasaannya sendiri.
“Meskipun saya memenangkan banyak kejuaraan sebagai pemain, saya tidak pernah menangis. Saya benar-benar tidak mengerti kehidupan,“ kata Ko Hee-jin.
Mantan pevoli Korea Selatan yang berposisi sebagai Middle Blocker itu mengungkapkan bahwa kesedihan itu merupakan rasa emosional dirinya kepada Mega.
“Seseorang bertanya bagaimana perasaan saya dan pada saat itu, dua tahun terakhir, dari pertemuan pertama saya dengan Mega hingga menjadi runner-up di kejuaraan, terlintas di benak saya seperti panorama, dan saya menjadi sangat emosional,“ ungkapnya.
“Begitulah besarnya cinta kami satu sama lain,” lanjut Ko Hee-jin dikutip dari The JoongAng.
Bahkan sampai saat ini, Ko Hee-jin masih mengingat pesan dari Megawati Hangestri yang berjanji bakal kembali main untuk Red Sparks jika comeback ke Korea.
Akan tetapi, Ko Hee-jin tidak tahu kapan Megawati Hangestri dapat kembali ke Red Sparks. Apalagi, Megawati pernah mengungkapkan ketertarikannya berkarier di Amerika Serikat.
“Mega menghibur saya dengan berkata, ‘Jangan menangis.’ Kami berjanji akan bertemu lagi dan menang bersama, meskipun kami tidak tahu kapan itu akan terjadi,” ungkapnya.
Diketahui, Megawati Hangestri berhasil membawa Jung Kwan Red Sparks menjadi runner-up Liga Voli Korea usai kalah dari Pink Spiders di final.
Meskipum demikian, Ko Hee-jin tak henti-hentinya mengucap syukur karena memiliki Megawati Hangestri di timnya.
Bagaimana tidak, dalam dua musim Megawati Hangestri di Red Sparks, ia membawa lolos dua kali secara beruntun babak playoff.
Mencapai partai final, lebih hebatnya lagi
Apalagi di partai final, Red Sparks memiliki lawan yang tidak mudah, Hyundai Hillstate
Berbicara soal prestasi, Megawati Hangestri sukses membawa Red Sparks finis di posisi ketiga V-League musim lalu untuk kali pertama dalam tujuh tahun.
Red Sparks sampai datang langsung ke Indonesia melakoni pertandingan persahabatan melawan Indonesia All Star. Salah satu tujuannya ialah untuk berterima kasih atas dukungan suporter dari tanah air.
Sementara itu, prestasi Megawati di musim ini pun tak kalah mentereng, seperti 13 kemenangan beruntun di V-League hingga sebelumnya runner-up KOVO Cup 2024.
Prestasi individu lainnya, Megawati Hangestri didaulat sebagai MVP dua kali berturut-turut, bertarung dengan idolanya Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Sebagai informasi, sudah 13 tahun sejak terakhir kali tim berjuluk Red Force itu melaju ke kejuaraan ketika berhasil menjadi juara pada musim 2011-2012.
Ia menduduki peringkat pertama dalam rasio keberhasilan serangan (48,06%) dan ketiga dalam perolehan skor (802 poin) pada musim lalu (2024-2025).
Sementara Vanja Bukilic, yang memulai sebagai outside hitter, juga menduduki peringkat keempat dalam rasio keberhasilan serangan (45,77%) dan kelima dalam perolehan skor (638 poin) meski menjadi penyerang luar untuk pertama kalinya. Keduanya merupakan pemain penting yang tak bisa dilepaskan dari Jung Kwan Jang Red Sparks.
Sebelum Megawati Hangestri gabung, Red Sparks selalu kesulitan melakukan hal tersebut dan terakhir kali terjadi pada musim 2011/2012.
Sebelumnya, kepulangan Megawati Hangestri ke Tanah Air sempat dikaitkan dengan kondisi kesehatan sang ibu.
Namun, Megawati dengan tegas membantah isu tersebut saat menghadiri acara di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember.
“Saya sedih banyak yang bilang mama saya sakit, padahal mama saya sehat-sehat saja,” ungkap Mega.
Keputusan kembali ke Indonesia lebih didasari oleh pertimbangan pribadi.
Ia mengaku ingin lebih dekat dengan keluarga serta mempersiapkan langkah selanjutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya.
Menariknya, Megawati kini resmi bergabung dengan Gresik Petrokimia, salah satu tim besar di kompetisi Proliga 2025.
Namun, ia hanya dikontrak selama satu bulan untuk memperkuat tim di babak final four.
Mega pun mengaku bahwa kesepakatan dengan Petrokimia Gresik sudah terjalin cukup lama, hanya saja ia memilih untuk merahasiakannya dari publik.
“Saya memang sengaja merahasiakan kontrak bersama Petrokimia Gresik. Saya juga meminta pihak Petrokimia untuk merahasiakan kontrak ini sebelum hari H launching,” jelasnya.
Kabar kepulangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Indonesia rupanya tak hanya menarik perhatian publik tanah air, tetapi juga media Korea Selatan.
Salah satu media ternama, MHN Sports, mengulas alasan Megawati tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks, tim voli profesional Korea yang ia bela musim lalu.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Megawati kembali ke Indonesia bukan hanya karena ingin lebih dekat dengan keluarganya, tetapi juga karena memiliki rencana pribadi, yaitu menikah.
Kekasih Megawati diketahui bernama Dio Novandra, dan keduanya disebut telah menjalin hubungan cukup lama.
“Mantan penyerang Red Sparks Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan salah satu alasan mengapa ia kembali dengan tergesa-gesa,” tulis MHN Sports.
Rencana pernikahan ini disebut-sebut menjadi salah satu alasan Megawati memilih rehat dari liga Korea, meski performanya musim lalu terbilang gemilang.
Kabar ini sontak menjadi sorotan publik dan para penggemar voli yang selama ini mengikuti perjalanan karier Megawati di luar negeri.
Dengan segala pencapaiannya, Megawati kini bukan hanya dikenal sebagai atlet berprestasi, tapi juga pribadi yang penuh kejutan. (han/ree)