- Red Sparks
Punya Peluang Kembali Bermain Meski Harus Istirahat Selama Satu Musim, Sahabat Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih...
tvOnenews.com - Beberapa hari terakhir Liga Voli Korea dikejutkan dengan kabar pensiunnya salah satu pemain senior Red Sparks, Pyo Seung-ju.
Lewat ungghan di akun instagram peribadinya, Pyo Seung-ju menuliskan sebuah pesan yang mengindikasikan pensiun.
Mengunggah foto-foto dengan seragam Red Sparks, Pyo Seung-ju mengatakan kalau dirinya akan mengakhiri perjalanan kariernya selama 15 tahun sebagai pevoli.
"Sekarang saya akan mengakhiri 15 tahun karier profesional saya. Karier saya sebagai pemain tidak terlalu glamor, tetapi saya telah bekerja lebih keras daripada orang lain untuk menunjukkan bahwa saya tidak malu dengan semua penggemar saya, termasuk penggemar saya sendiri," tulis Pyo Seung-ju.
"Tawaran tim baru tidak datang dengan tepat, dan saya tidak dapat menemukan titik diskusi dengan klub saya. Setelah pertimbangan yang mendalam, keputusan ini dibuat," lanjutnya.
Pyo Seung-ju sendiri terpaksa untuk pensiun sebagai seorang pevoli profesional setelah dirinya tidak bisa bermain di Liga Voli Korea Selatan.
Hal itu lantaran KOVO melarang Pyo Seung-ju bermain lantaran sang pemain belum menandatangani kontrak dengan klub manapun hingga batas akhir waktu yang ditentukan.
Melansir dari laman Yonhap, dirinya menjadi satu-satunya pemain free agent yang belum menandatangani kontrak baru dengan tim peserta Liga Voli Korea.
"Pyo Seung-ju belum menandatangani kontrak dengan manajer tim asalnya atau tim lainnya hingga pukul 6 sore pada hari yang sama, batas waktu negosiasi FA (free agent)," tulis Yonhap.
"Dengan demikian, Pyo Seung-ju akan tetap menjadi agen bebas yang belum menandatangani kontrak dan tidak akan dapat bermain pada musim 2025-2026 berikutnya," sambungnya.
Pyo Seung-ju sebenarnya memiliki kesempatan untuk bisa kembali bermain di Liga VOli Korea meski dirinya harus absen selama satu musim.
Dalam wawancaranya dengan salah satu media asal Korea, My Dailiy, Pyo Seung-ju mengakau kalau dirinya lebih memilih pensiun ketimbang kembali setelah beristirahat selama satu musim.