news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Proses drawing FIBA Asia Cup 2022.
Sumber :
  • Antara

FIBA Asia Mulai Buka Registrasi Akreditasi Peliputan FIBA Asia Cup 2022

FIBA Asia buka registrasi untuk akreditasi media peliput FIBA Asia Cup 2022 yang dapat diajukan sampai batas pada 6 Juli pkl 04:59 Waktu Indonesia bagian Barat.
Selasa, 28 Juni 2022 - 04:18 WIB
Reporter:
Editor :

Akreditasi media akan memberikan akses bagi para peliput ke Ruang Kerja Media dan Tribun Media di lokasi pertandingan. Namun untuk akses meliput kegiatan latihan tim-tim peserta FIBA Asia Cup 2022 harus mengajukan permohonan terpisah yang terlebih dahulu mesti mendapat persetujuan dari FIBA Communications Asia.
 

Prokes ketat
Di sisi lain, FIBA Asia masih menerapkan protokol COVID-19. Pewarta diharuskan membatasi kontak sosial dan mencegah risiko penularan selama 10 hari sebelum bertugas.

Kemudian, FIBA Asia juga meminta bukti tes PCR negatif, maksimal 48 jam sebelum pertama kali memasuki lokasi pertandingan.

Semua media yang terakreditasi juga harus menjalani tes rapid antigen setiap hari sebelum memasuki venue kompetisi. Panitia Penyelenggara FIBA Asia Cup 2022 menyediakan tes antigen di lokasi secara gratis.

Semua media terakreditasi juga harus memakai masker setiap saat di lokasi pertandingan. Namun aturan ini bisa saja berubah, tergantung perkembangan terkini dan situasi COVID-19 di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana FIBA Asia Cup 2022 Junas Miradiarsyah mengatakan penerapan protokol kesehatan untuk FIBA Asia Cup 2022 mengacu pada panduan dari FIBA Asia dan aturan terbaru otoritas kesehatan di Indonesia.

"Ini demi keamanan, kenyamanan, dan kelancaran kejuaraan yang sempat tertunda karena Covid. Semoga situasi kesehatan di Indonesia semakin baik saat kejuaraan berlangsung, sehingga rekan-rekan media yang meliput langsung di lapangan bisa lebih leluasa bekerja memberitakan event bola basket besar yang sudah lama kita nantikan ini," kata Junas.

Junas menambahkan pihaknya akan terus memantau perkembangan protokol kesehatan Covid-19.

"Jika ada perubahan peraturan pemerintah terbaru atas protokol COVID-19, kami akan menyesuaikan," ujar Junas. (umm/ant)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral