- instagram harace_0823
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari kompetisi Korean V-League, pasalnya Megawati Hangestri Pertiwi yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta.
Bahkan, media Korea menyebut respons tim-tim terhadap potensi comeback Megawati terbilang dingin.
Situasi ini semakin menarik setelah muncul laporan bahwa pelatih Ko Hee-jin mulai memantau pevoli asal China sebagai alternatif.
Keputusan ini memicu spekulasi bahwa peluang Megatron kembali ke Korean V-League musim 2026/2027 tidak semulus yang diperkirakan sebelumnya.
Minat Klub Korean V-League Menurun, Apa Penyebabnya?
Laporan dari media Korea Selatan, Sports DongA, mengungkap perubahan signifikan dalam dinamika bursa pemain. Sistem rekrutmen pun berubah, dari draft kuota Asia menjadi mekanisme *free agent* mulai musim 2026/2027.
“Diperkirakan bahwa perang penawaran yang sengit akan terjadi begitu Mega mengumumkan kembalinya ke V-League,” tulis Sports DongA.
Namun kenyataannya justru berbeda. “Respons dari klub-klub V-League terhadap Mega tidak antusias. Dilaporkan bahwa mereka menarik diri dari perang penawaran karena kekhawatiran mengenai kondisi lutut kanan Mega,” lanjut laporan tersebut.
Faktor cedera menjadi isu utama. Meski pihak internal Megawati mengakui kondisi tersebut, mereka tetap optimistis.
- KOVO
“Seorang pejabat dari pihak Mega mengakui bahwa lutut kanannya tidak dalam kondisi baik tetapi mengklaim bahwa tidak akan ada masalah dengan pemulihan pada bulan Oktober ini,” tulis laporan yang sama.
Perbandingan menarik muncul jika melihat tren liga. Klub-klub Korean V-League kini cenderung lebih berhati-hati dalam merekrut pemain asing, terutama setelah meningkatnya intensitas kompetisi dan tuntutan fisik yang tinggi.
Ko Hee-jin Mulai Lirik Alternatif, Pemain China Jadi Opsi?
Ketidakpastian kondisi Megawati berdampak langsung pada rencana tim, termasuk Daejeon Red Sparks yang sebelumnya disebut sebagai kandidat kuat tujuan sang pemain.
Sports DongA melaporkan bahwa Ko Hee-jin bahkan turun langsung untuk memantau pevoli asal China sebagai opsi baru. Langkah ini menunjukkan bahwa klub tidak ingin mengambil risiko besar di tengah persaingan ketat liga.