news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gresik Petrokimia, Pertamina Enduro, PLN atau Popsivo, Siapa Paling Berbahaya di Final Four Proliga 2026.
Sumber :
  • instagram PBVSI

Gresik Petrokimia, Pertamina Enduro, PLN atau Popsivo, Siapa Paling Berbahaya di Final Four Proliga 2026?

Apakah dominasi Gresik Petrokimia masih berlanjut atau justru Pertamina Enduro, Elektrik PLN, maupun Popsivo Polwan mampu menuju grand final Proliga 2026?
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Babak final four Proliga 2026 sektor putri dipastikan menjadi panggung persaingan sengit empat tim terbaik musim ini. 

Pertanyaan besar pun muncul: siapa yang paling garang di fase penentuan ini? Apakah dominasi Gresik Petrokimia (Phonska Plus Pupuk Indonesia) masih berlanjut.

Atau justru Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Elektrik PLN, maupun Jakarta Popsivo Polwan yang mampu mencuri momentum menuju grand final.

Final four Proliga 2026 sendiri dimulai di Jawa Pos Arena pada 2–5 April 2026 sebelum berlanjut ke Solo dan Semarang. 

Pada fase ini, setiap tim membawa kekuatan berbeda, terutama di sektor penyerang. 

Statistik top skor sepanjang musim reguler menjadi salah satu indikator penting untuk melihat potensi tim mana yang paling berbahaya dalam perebutan tiket ke partai puncak.

Gresik Petrokimia Paling Stabil di Klasemen

Jika melihat klasemen akhir babak reguler Proliga 2026, Gresik Petrokimia tampil sebagai tim paling konsisten.

Mereka menutup fase penyisihan di posisi pertama dengan koleksi 29 poin dari 12 pertandingan.

Tim ini mencatatkan 10 kemenangan dan hanya dua kali menelan kekalahan sepanjang musim reguler. Catatan tersebut menjadikan Gresik sebagai salah satu kandidat kuat untuk melangkah hingga babak final.

Kekuatan utama Gresik Petrokimia terletak pada duet penyerang asing mereka, yakni Annie Mitechem dan Oleksandra Bytsenko. 

Mitechem tampil sangat produktif dengan torehan 231 poin sepanjang musim, sementara Bytsenko menyumbang 184 poin.

Kombinasi keduanya membuat lini serang Gresik Petrokimia sangat berbahaya. Konsistensi inilah yang membuat mereka menjadi tim paling stabil selama kompetisi berlangsung.

Pertamina Enduro Andalkan Megawati dan Trio Penyerang

Di posisi kedua klasemen, Jakarta Pertamina Enduro mengumpulkan 24 poin dengan catatan delapan kemenangan dan empat kekalahan.

Megawati Hangestri bersama skuad Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Tim ini dikenal memiliki lini serang yang sangat variatif. Selain mengandalkan bintang Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, Pertamina juga diperkuat dua penyerang asing yang tajam, yaitu Wilma Salas dan Yana Shcherban.

Wilma Salas telah mengoleksi 203 poin, sementara Yana Shcherban mencetak 201 poin. Megatron menyumbang 177 poin sepanjang musim reguler.

Dengan tiga pemain yang sama-sama produktif dalam mencetak angka, Pertamina Enduro memiliki kekuatan serangan yang merata. 

Hal ini membuat mereka menjadi salah satu tim yang paling sulit diprediksi di babak final four.

Elektrik PLN dan Popsivo Polwan Tak Bisa Diremehkan

Meski finis di posisi ketiga klasemen dengan 21 poin, Jakarta Elektrik PLN tetap menjadi salah satu tim yang berpotensi mengejutkan di final four.

Tim ini memiliki salah satu pemain paling tajam di Proliga 2026, yakni Neriman Ozsoy. Ia menjadi top skor sementara dengan koleksi 280 poin, menjadikannya pemain paling produktif sepanjang musim reguler.

Selain Ozsoy, Elektrik PLN juga memiliki beberapa penyerang lain seperti Celeste Plak, Ersandrina Devega, dan Poppy Aulia Nursutan yang mampu memberikan kontribusi penting.

Sementara itu, Jakarta Popsivo Polwan yang finis di posisi keempat dengan 20 poin juga tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Meski kehilangan pemain senior Bethania De La Cruz yang pensiun setelah memastikan tim lolos final four, Popsivo masih memiliki penyerang andalan Yonkaira Pena yang sudah mengoleksi 215 poin.

Selain itu, Popsivo juga mengandalkan pemain lokal seperti Gendis Azzahra serta pemain tengah seperti Chelsa untuk memperkuat lini pertahanan dan serangan.

Melihat statistik sepanjang musim reguler, persaingan di final four Proliga 2026 diprediksi akan berlangsung sangat ketat. 

Gresik Petrokimia memiliki konsistensi terbaik, Pertamina Enduro punya lini serang paling merata, Elektrik PLN memiliki top skor kompetisi, sementara Popsivo Polwan tetap berbahaya lewat pengalaman para pemainnya.

Dengan komposisi kekuatan seperti ini, babak final four Proliga 2026 sektor putri hampir pasti menghadirkan pertarungan sengit sebelum akhirnya melahirkan dua tim terbaik yang melaju ke grand final. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral