- instagram JPEVolley
Kok Bisa, Megatron Tak Masuk 5 Besar Top Skor, Tapi Pertamina Enduro Sudah ke Final Four Proliga 2026
Kontribusi Megatron tak melulu soal jumlah poin. Dalam sejumlah laga krusial, ia hadir sebagai pembeda saat tim membutuhkan momentum.
Rotasi serangan yang lebih merata membuat distribusi angka di Pertamina Enduro terbagi ke beberapa pemain, termasuk dua legiun asing mereka.
Pendekatan kolektif inilah yang membuat Pertamina tetap stabil di papan atas klasemen dengan 24 poin dari delapan kemenangan.
Artinya, meski Mega tidak selalu mencetak angka tertinggi dalam satu pertandingan, perannya dalam menjaga ritme dan tekanan terhadap lawan tetap signifikan.
Tantangan 200 Poin di Laga Pamungkas
Sorotan kini tertuju pada satu pertanyaan: mampukah Megawati menembus 200 poin sebelum fase reguler berakhir?
Pertamina Enduro hanya menyisakan satu pertandingan, yakni menghadapi Gresik Phonska Plus Indonesia pada 26 Februari pukul 20.30 WIB di Bogor. Untuk menyentuh angka 200, Megawati membutuhkan minimal 27 poin dalam satu laga.
Tantangan ini tidak mudah. Sepanjang Proliga 2026, raihan poin tertinggi Mega dalam satu pertandingan belum menembus 25 angka. Artinya, ia harus mencatatkan performa terbaik musim ini untuk mencapai target tersebut.
Namun terlepas dari apakah ia mampu menyentuh 200 poin atau tidak, satu hal sudah pasti: Megawati telah membawa Pertamina Enduro ke final four.
Statistik individu boleh saja menempatkannya di urutan kedelapan, tetapi kontribusi terhadap tim jauh lebih besar dari sekadar angka.
Kini publik menanti, apakah Megatron akan meledak di laga terakhir fase reguler dan menembus 200 poin? Atau justru ia menyimpan energi untuk panggung final four awal April nanti?
Yang jelas, Proliga 2026 membuktikan bahwa dominasi tak selalu diukur dari daftar top skor. Kadang, dampak terbesar justru lahir dari konsistensi dan peran strategis dan Megawati Hangestri tetap menjadi bagian penting dari cerita itu. (udn)