- KOVO
Top 3 Sports: Beda Sama Korea, Aturan di Turki Bikin Megawati Hangestri Tak Nyaman? Warga Turki Sebut Megatron Hanya 'Numpang', Media Amerika Tiba-tiba Sebut Megawati Pevoli yang....
tvOnenews.com - Kepindahan Megawati Hangestri Pertiwi ke klub Liga Voli Turki, Manisa BBSK, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat olahraga internasional.
Setelah dua musim sukses membela Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan, Megawati kini mengawali babak baru dalam karier profesionalnya di Eropa.
Tak hanya jadi berita besar di Indonesia, kabar ini bahkan menarik perhatian media internasional, termasuk Amerika dan Korea Selatan.
Tiga topik utama mengenai Megawati sukses menyita perhatian publik: mulai dari soal aturan hijab di Turki yang berbeda dengan Korea, kritik fans voli Turki soal statusnya di Manisa BBSK, hingga pujian media Amerika yang menyebutnya pemain “berbahaya”.
Inilah tiga artikel olahraga paling banyak dibaca hari ini yang mengulas perjalanan Megawati Hangestri secara lengkap.
1. Beda dengan Korea, Aturan Hijab di Turki Sempat Bikin Megawati Hangestri Risau?
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Manisa BBSK, klub yang bermain di Kadinlar 1, kasta kedua Liga Voli Turki musim 2025/2026.
Meski mendapat sambutan meriah dari fans, ada satu pertanyaan yang menggelitik benak publik: bagaimana nasib Megawati yang berhijab di tengah kultur sekuler Turki?
Sebagai informasi, saat masih memperkuat Red Sparks di Korea Selatan, hijab Megawati sempat mencuri perhatian publik dan media setempat.
Korea memang tidak memiliki larangan resmi soal hijab melalui regulasi KOVO, namun atlet Muslim berhijab sangat jarang tampil di V-League.
Berbeda dengan Korea, Turki sempat melarang hijab di ruang publik termasuk arena olahraga. Namun sejak 2012, Federasi Olahraga Turki mencabut larangan tersebut, dan kini tak ada regulasi yang melarang hijab, bahkan dalam pertandingan voli profesional.
Federasi Voli Turki (TVF) mengacu pada standar internasional dari FIVB, yang sejak 2012 memperbolehkan penggunaan hijab selama tidak mengganggu keselamatan pemain.
Dengan mayoritas penduduk Muslim, kini Turki sangat terbuka terhadap atlet berhijab. Di beberapa klub voli, termasuk Manisa BBSK, sudah ada atlet Muslimah yang tampil dengan hijab.
Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi Megawati, yang kini bisa bertanding dengan keyakinannya tanpa batasan aturan.
2. Baru Gabung, Netizen Turki Sebut Megawati Hanya “Numpang Lewat” di Manisa BBSK
Meski belum sempat tampil bersama Manisa BBSK, Megawati sudah mendapat sambutan ‘panas’ dari netizen voli Turki.
Pasalnya, banyak fans lokal yang menyayangkan mengapa Megatron tidak direkrut oleh klub elit di kasta tertinggi Sultanlar Ligi.
Kepastian Megawati bergabung ke Manisa diumumkan pada 5 Juli 2025, bertepatan dengan hari resepsi pernikahannya dengan Dio Novandra.
Klub Turki itu menyambutnya lewat pernyataan resmi: “Selamat datang Megawati Hangestri Pertiwi! Manisa BBSK telah mencapai kesepakatan untuk musim depan dengan Megawati Hangestri, yang bermain di Daejeon Red Sparks V-League Korea Selatan,” tulis akun Instagram @manisabbsk.
Megawati akan bermain bersama Tanja Grosser, pevoli berpengalaman asal Jerman, di bawah arahan pelatih Gorkem Kazan yang pernah melatih pemain ASEAN lainnya.
Meski secara teknis klub ini bisa jadi batu loncatan, sejumlah netizen Turki malah meragukan masa depan Megawati di klub promosi tersebut. “Dia hanya numpang lewat di Manisa.
Tahun depan harusnya bisa ke Besiktas,” tulis seorang netizen. Bahkan, beberapa fans Eropa menyebut Megawati lebih layak direkrut klub papan atas ketimbang pevoli Asia Tenggara lain seperti Tran Thi Thanh Thuy dari Vietnam. “Dia ancaman besar bagi klub-klub Turki,” ujar seorang fans dari Eropa melalui X (Twitter).
Statistik Megawati selama di Red Sparks mendukung klaim ini. Ia mencetak rekor 736 poin dalam satu musim, menjadi salah satu penyerang paling tajam di V-League.
Tak heran jika ekspektasi terhadapnya begitu besar, bahkan sebelum ia memulai debut di Turki.
3. Media Amerika Soroti Megawati Hangestri: “Megatron” yang Harus Diwaspadai!
Tanpa disangka, kabar Megawati Hangestri bergabung ke Manisa BBSK juga mendapat sorotan dari media olahraga Amerika, Archysport.
Media ini memuji gaya bermain eksplosif Megawati dan menyebutnya sebagai pemain Asia Tenggara yang layak diperhitungkan di level dunia.
"Sensasi bola voli Megawati Hangestri Pertiwi, yang dikenal sebagai 'Megatron' karena permainannya yang eksplosif, membawa bakatnya ke Turki," tulis Archysport.
Mereka juga menyoroti dampak besar Megawati saat debut di Liga Voli Korea, membandingkannya dengan quarterback NFL pemula yang langsung tampil brilian.
"Selama musim debutnya pada 2023/24, ia mengumpulkan 736 poin yang luar biasa, layaknya quarterback yang melempar lebih dari 4.000 yard di musim pertamanya."
Lebih dari sekadar statistik, Megawati juga membantu Red Sparks mengakhiri puasa playoff selama tujuh tahun dan mengantar mereka ke final V-League musim 2024/2025.
Tak hanya Amerika, media Korea Selatan pun ramai memberitakan kepindahan Megawati ke Turki. Sebagai ikon baru V-League yang telah membangun basis fans kuat, langkahnya ke Eropa dinilai sebagai “transisi karier emas”.
Menariknya, semua ini terjadi bersamaan dengan momen bahagia dalam hidupnya: Megawati baru saja menikah dengan Dio Novandra.
Kini, ia memulai petualangan baru dalam karier sekaligus kehidupan pribadi, bersiap membawa Manisa BBSK bersaing di salah satu liga paling kompetitif di dunia, Kadinlar 1.
Megawati Hangestri tak sekadar memulai babak baru di Turki, tapi juga mengukuhkan statusnya sebagai pevoli Asia Tenggara paling berpengaruh saat ini.
Dari sorotan soal hijab, kritikan netizen, hingga pujian media Amerika, semua menunjukkan satu hal: dunia mulai memperhatikan Megatron dari Indonesia.
Perjalanannya baru dimulai, tapi jejak prestasinya sudah melampaui batas negara. Dunia voli pun kini bersiap menyaksikan bagaimana Megawati akan menciptakan sejarah baru di Eropa. (udn)