- Antara
Pertina Menyayangkan Pengurangan Jumlah Petinju Pada SEA Games Hanoi
Pemerintah memutuskan untuk mengurangi jumlah cabang olahraga yang akan dikirimkan ke SEA Games 2022 karena pertimbangan keterbatasan anggaran dan tingkat prioritas.
Pada sisi lain, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J Kono mengatakan pengiriman atlet secara mandiri tidak memungkinkan karena batas akhir pendaftaran entry by name kontingen SEA Games Hanoi berakhir pada 31 Maret.
“Mengingat waktu (entry by name) yang sangat terbatas dengan (pertimbangan) rekam jejak (prestasi), karena mandiri pun kami lakukan review. Dari hasil review di sport development KOI kami tidak akan mengusulkan atlet yang akan bertanding secara mandiri,” kata Ferry.
“Saya tidak melihat potensi ‘nakal’ mengingat form entry by name harus dikirimkan dengan tanda tangan Sekjen KOI,” ujar Ferry menambahkan
Sementara tinju Indonesia pada SEA Games sebelumnya di Filipina pada 2019 membawa pulang dua perak dan empat perunggu. Perak masing-masing diraih Kornelis Kwangu Langu (46-49kg putra) dan Endang (48kg putri).
Empat petinju yang meraih perunggu adalah Farrand Papendang (60kg putra), Grece Savon Simangunsong (69kg putra), Silpa Lau Ratu (54kg putri), dan Huswatun Hasanah (60kg putri). (umm/ant)