news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi padang pasir.
Sumber :
  • Pixabay/wofgang_hasselmann

Nabi Adam adalah Manusia Sekaligus Nabi Pertama, Namun Siapa Rasul Pertama?

Umat Islam wajib hukumnya mengimani atau percaya akan adanya Nabi dan Rasul. Sebab, itu merupakan rukun iman keempat dari 6 rukun iman dalam ajaran Islam..
Kamis, 22 September 2022 - 16:11 WIB
Reporter:
Editor :

Nuh Menjadi Rasul Pertama 


img: U-Report

Dalam Alquran dijelaskan bahwa rasul pertama adalah Nuh AS, sedangkan nabi pertama adalah Adam AS.

“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu sebagaimana yang telah kami berikan kepada Nuh dan nabi-nabi yang setelahnya”. (QS. An-Nisa`: 163)

Hal tersebut juga dijelaskan dalam hadis Nabi, bahwa Nabi Adam berkata kepada manusia ketika mereka meminta syafaat kepadanya di padang mahsyar:

“Akan tetapi kalian datangilah Nuh, karena sesungguhnya dia adalah rasul pertama yang Allah utus kepada penduduk bumi”. (HR.Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik) 

Dijelaskan dalam beberapa riwayat hadis, jarak waktu antara Adam dan Nuh adalah 10 abad. Hal itu seperti dijelaskan dalam sebuah hadis sahih diriwayatkan Ibnu Hibban, Al-Hakim, dan Ath-Thabrani.

AlQuran mengungkapkan bahwa seluruh rasul yang diutus Allah selalu berusaha dari pembunuhan yang dilancarkan oleh kaumnya. Sementara nabi, ada di antara mereka yang berhasil dibunuh oleh kaumnya, sebagaimana yang Allah nyatakan dalam surah Al-Baqarah ayat 91:

“Mengapa kalian terlebih dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika kalian benar-benar orang-orang yang percaya?”. Juga dalam firman-Nya: “Mereka membunuh para nabi tanpa hak”. (QS. Al-Baqarah : 61) Allah menyebutkan dalam surat-surat yang lain bahwa yang meninggal adalah nabi, bukan rasul.

Perbedaan Nabi dan Rasul 


img: U-Report

  1. Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya.
  2. Nabi diutus kepada kaum yang sudah percaya, sedangkan Rasul diutus kepada kaum yang belum percaya (kafir).
  3. Perbedaan Nabi dan Rasul ada pada jumlahnya. Jumlah Nabi sangat banyak yaitu kurang lebih 124.000 sedangkan jumlah Rasul adalah 312. 
  4. Nabi tidak berarti Rasul, Rasul sudah pasti Nabi.
  5. Perbedaan Nabi dan Rasul berdasarkan cara turunnya wahyu. Nabi mendapatkan wahyu melalui mimpi, Rasul dapat menerima wahyu melalui maupun melalui malaikat serta dapat melihat dan berkomunikasi secara langsung dengan malaikat.
  6. Ada nabi yang dibunuh olehnya, namun seluruh yang diutus Allah SWT memerintahkan pembunuhan dari pembunuhan yang dilancarkan oleh kaumnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral