- viva.co.id
5 Fadilah Menghadiri Majelis Ilmu
“Seorang yang setelah selesai saalat (di masjid) kemudian menetap di sana hingga salat berikutnya, tanpa melakukan laghwun (kesia-siaan) di antara keduanya, akan dicatat amalan tersebut di ‘illiyyin” (HR. Abu Daud no. 1288, dihasankan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).
'Illiyyin sendiri pernah dijelaskan oleh Syaikh Sulaiman bin Amir Ar Ruhaili hafizhahullah:
والكتاب في العلِّيِّينَ كتاب لا يكسر و يفتح إلى يوم القيامة محفوظ لا ينقص منه شيئ
“Catatan amal di ‘illiyyin adalah catatan amal yang tidak akan rusak dan tidak akan dibuka hingga hari kiamat, tersimpan awet, tidak akan terkurangi sedikit pun.”
Pahala - pahala salat yang tak sedikit ini tentu akan ditambahkan pula dengan pahala dan keutamaan orang yang menuntut ilmu di masjid yang mana jumlahnya akan menjadi berlipat ganda.
3. Dicatat sebagai orang yang salat hingga kembali ke rumah masing - masing
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa pahala orang yang menghadiri majelis ta'lim di masjid akan dihitung pahalanya sebagai orang yang salat terus - menerus.
Aliran pahala ini baru akan berhenti ketika orang tersebut kembali ke rumahnya masing - masing.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
إذا تَوضَّأَ أحدُكُم في بيتِهِ ، ثمَّ أتَى المسجدَ ، كان في صلاةٍ حتَّى يرجعَ ، فلا يفعلْ هكَذا : و شبَّكَ بينَ أصابعِهِ
“Jika seseorang berwudhu di rumah, kemudian mendatangi masjid, maka ia terus dicatat sebagai orang yang shalat hingga ia kembali. Maka janganlah ia melakukan seperti ini.. (kemudian beliau mencontohkan tasybik dengan jari-jarinya)” (HR. Al Hakim no. 744, Ibnu Khuzaimah, no. 437, dishahihkan Al Albani dalam Irwaul Ghalil, 2/101).
Tasybik adalah menjalin jari-jemari.
4. Termasuk jihad fi sabilillah
Orang yang berangkat ke masjid untuk menuntut ilmu syar’i dianggap sebagai jihad fi sabilillah atau berjihad di jalan Allah. Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda:
مَن دخَل مسجِدَنا هذا لِيتعلَّمَ خيرًا أو يُعلِّمَه كان كالمُجاهِدِ في سبيلِ اللهِ ومَن دخَله لغيرِ ذلكَ كان كالنَّاظرِ إلى ما ليس له