- Pixabay
Satu Hari Satu Ayat, Tafsir Surat Al Isra Ayat 1: Menjelaskan Tentang Peristiwa Isra' Mi'raj
tvOnenews.com - Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam.
Perjalanan luar biasa ini diabadikan secara jelas dalam Surat Al Isra ayat 1, yang menjadi dasar utama umat Islam dalam memahami makna dan keagungan Isra’ Mi’raj.
Ayat ini tidak hanya menceritakan perjalanan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, tetapi juga menegaskan kekuasaan Allah SWT yang Maha Sempurna atas segala sesuatu.
Bacaan Surat Al Isra ayat 1 dan terjemahan
- iStockPhoto
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ١
sub-ḫânalladzî asrâ bi‘abdihî lailam minal-masjidil-ḫarâmi ilal-masjidil-aqshalladzî bâraknâ ḫaulahû linuriyahû min âyâtinâ, innahû huwas-samî‘ul-bashîr
Artinya: "Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
Tafsir Al Isra melansir dari Qur'an Kemenag
Melansir dari laman resmi Kemenag, dikisahkan bahwa pada akhir Surah an-Nahl mengandung pesan kepada Nabi Muhammad agar bersabar dan tidak bersedih hati disebabkan tipu daya dan penolakan orang-orang yang menentang dakwahnya.
Di saat beliau mengalami kesulitan menghadapi orang-orang kafir yang menolak dakwahnya, ayat pertama dari surah (Al Isra) ini menyatakan bahwa beliau mempunyai kedudukan yang mulia di sisi Allah, di mana Allah memperjalankannya dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsha dan memperlihatkan kepadanya tanda-tanda kekuasaan dan kebesaranNya.