- iStockPhoto
Amalan di Malam Jumat dan Hari Jumat agar Dihapus Dosa dan Hidup Penuh Keberkahan
tvOnenews.com - Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari, Jumat menjadi waktu yang penuh keberkahan dan pengampunan bagi umat Nabi Muhammad SAW.
Dalam ceramahnya, Habib Ali Zaenal Abidin menjelaskan berbagai keutamaan dan amalan yang dianjurkan dilakukan pada malam dan hari Jumat agar dosa dihapus serta hidup dipenuhi keberkahan.
Menurut Habib Ali Zaenal, hari Jumat dinamakan sayyidul ayyam karena kemuliaannya melebihi hari-hari lain.
“Orang Yahudi memilih Sabtu, orang Nasrani memilih Ahad, dan Allah memilih hari Jumat untuk umat Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.
Hari Jumat bukan hanya hari terbaik dalam sepekan, tapi juga hari penuh sejarah spiritual. Pada hari Jumat, Nabi Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, diturunkan ke bumi, dan kelak, kiamat pun akan terjadi pada hari Jumat.
Habib Ali menegaskan bahwa hari Jumat adalah hari yang dipilih Allah untuk umat Islam menerima berbagai karunia, termasuk waktu mustajab untuk berdoa.
“Ada satu waktu di hari Jumat yang jika seseorang berdoa tepat pada saat itu, maka doanya pasti dikabulkan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Karenanya, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan selawat sepanjang hari tersebut.
1. Membaca Surah Al-Kahfi
Salah satu amalan utama di hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi. Habib Ali mengingatkan agar umat Islam tidak melewatkannya, baik di malam maupun siang hari Jumat.
"Jangan sampai miss Surah Al-Kahfi. Kalau sudah baca malam Jumat, hari Jumatnya baca lagi,” tuturnya.
Surah Al-Kahfi memiliki keutamaan luar biasa: menjadi pelindung dari fitnah Dajjal dan sumber cahaya bagi pembacanya.
Dalam hadis disebutkan, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat,"
Habib Ali menambahkan, pahala membaca surah ini terus mengalir hingga Jumat berikutnya, bahkan Allah melipatgandakan hingga sepuluh kali lipat.
2. Memperbanyak Selawat kepada Nabi Muhammad SAW
Selain membaca Al-Kahfi, memperbanyak selawat juga menjadi amalan penting di hari Jumat. Rasulullah SAW bersabda bahwa hari Jumat adalah hari terbaik untuk berselawat kepada beliau.
"Dengan banyak berselawat, Allah akan melimpahkan rahmat dan menghapus dosa-dosa kita,” kata Habib Ali.
Selawat bisa dibaca kapan saja, terutama menjelang salat Jumat dan setelahnya. Umat Islam juga dianjurkan untuk menggabungkan selawat dengan doa-doa kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan umat Islam secara umum.
3. Membaca Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Habib Ali Zaenal Abidin juga menyampaikan anjuran membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tujuh kali setelah salat Jumat.
“Siapa yang membacanya tujuh kali sebelum berbicara dengan siapa pun, maka Allah akan mengampuni dosanya, sebanyak apa pun dosanya,” ujarnya.
Amalan ini termasuk ringan namun memiliki pahala yang besar. Selain menghapus dosa, bacaan ini juga menjadi benteng diri dari gangguan setan dan energi negatif di sekitar kita.
4. Datang Lebih Awal ke Masjid
Dalam hadis, Rasulullah SAW menggambarkan besarnya pahala bagi orang yang datang awal ke masjid pada hari Jumat.
“Kalau orang tahu pahala datang awal ke masjid, mereka akan mendatanginya walau dengan merangkak,” ucap Habib Ali mengutip sabda Nabi.
Datang lebih awal ke masjid memungkinkan seseorang untuk memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa sebelum khutbah dimulai. Setiap langkah menuju masjid pun dicatat sebagai pahala dan penghapus dosa.
5. Memperbanyak Tasbih dan Istighfar
Amalan lainnya yang dianjurkan di hari Jumat adalah membaca tasbih dan istighfar sebanyak mungkin.
Habib Ali Zaenal menganjurkan untuk membaca Subhanallah wa bihamdih sebanyak 100 kali di hari Jumat sebagai bentuk dzikir yang ringan di lisan namun berat di timbangan amal.
Dengan memperbanyak istighfar, Allah akan menghapus dosa-dosa yang telah lalu dan membuka pintu rezeki.
Hari Jumat menjadi waktu yang tepat untuk memperbarui taubat dan memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal menuju ampunan Allah.
Bagi umat Islam, malam Jumat dan hari Jumat adalah momen penuh keberkahan untuk memperbaiki diri, mendekat kepada Allah, dan memperbanyak amalan yang akan menjadi cahaya di dunia dan akhirat. (adk)