- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Teks Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Ketika Euforia Tahun Baru Masehi Berubah Menjadi Waktu Maksiat
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Pertama-tama, marilah kita mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta‘ala telah melimpahkan segala nikmat iman, Islam, rezeki, serta kita bisa kembali berkesempatan menghadiri shalat Jumat di awal tahun 2026 ini.
Tak lupa, marilah kita sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Nabi terakhir menuntun kita tetap istiqamah menegakkan kebenaran di jalan Allah SWT.
Saudara jemaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,
Saya di sini selaku khatib ingin mengajak, marilah kita merenungkan bersama apa itu makna pergantian tahun baru dari sudut pandangan menurut agama Islam.
Pergantian tahun bukan sekadar hitungan kalender Masehi maupun Hijriah, namun menjadikan momentum untuk muhasabah hingga evaluasi diri. Kita diarahkan memperbaiki akhlak, ibadah, serta kehidupan sosial.
Khatib ingin menjelaskan bahwa, agama Islam telah mengajarkan kepada kita semua agar senantiasa menghargai waktu. Kelak setiap waktu dalam kehidupan ini akan diminati pertanggungjawaban oleh Allah SWT.
Dalam dalil Al-Quran melalui Surat Al-Asr Ayat 1-3, Allah SWT berfirman:
وَالْعَصْرِۙ, اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ, اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ