- Pexels/ Gül Işık
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H atau Tanggal 2,3,4 Januari 2026
tvOnenews.com - Memasuki bulan Rajab 1447 Hijriah, umat Islam kembali disuguhi momentum istimewa untuk memperbanyak amal ibadah sunnah.
Rajab yang termasuk salah satu bulan haram menjadi waktu yang dianjurkan untuk meningkatkan ketakwaan, salah satunya melalui ibadah puasa sunnah.
Di antara puasa sunnah yang rutin dikerjakan setiap bulan Hijriah adalah puasa Ayyamul Bidh.
Menjelang awal Januari 2026, banyak umat Muslim mulai mencari kepastian mengenai jadwal pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Rajab, termasuk bacaan niat yang perlu dilafalkan.
Informasi ini penting agar ibadah dapat dijalankan sesuai tuntunan dan waktu yang tepat.
- envato element
Ketentuan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut setiap bulan Qamariah, yakni pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah.
Amalan ini termasuk salah satu anjuran Rasulullah SAW kepada umatnya karena keutamaannya yang besar dan bernilai pahala tinggi.
Penentuan jadwal puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 Hijriah dapat merujuk pada beberapa kalender Hijriah yang umum digunakan di Indonesia, seperti Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, serta Almanak Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026.
Berdasarkan ketiga rujukan tersebut, tanggal 13, 14, dan 15 Rajab 1447 H disepakati jatuh pada awal Januari 2026. Adapun rincian jadwalnya sebagai berikut:
13 Rajab 1447 H: Jumat, 2 Januari 2026
14 Rajab 1447 H: Sabtu, 3 Januari 2026
15 Rajab 1447 H: Minggu, 4 Januari 2026
Umat Islam dapat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal-tanggal tersebut sesuai dengan konversi kalender Masehi di atas.
- Pexels/Thirdman
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Sebagaimana ibadah puasa pada umumnya, puasa Ayyamul Bidh harus diawali dengan niat.
Untuk puasa sunnah, niat dapat dibaca sejak malam hari hingga sebelum tergelincir matahari, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ayyāmil bīḍi lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta‘ala.”
Keistimewaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh dikenal sebagai salah satu amalan sunnah yang menyimpan keutamaan besar apabila dilakukan secara konsisten oleh umat Islam.
Sebagaimana dikutip dari NU Online, Rasulullah SAW menerangkan bahwa berpuasa selama tiga hari dalam setiap bulan memiliki ganjaran yang nilainya sebanding dengan menjalankan puasa selama satu tahun penuh.
Hal tersebut ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, maka puasa tersebut sama seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Keutamaan ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS Al-An’am ayat 160, yang menjelaskan bahwa setiap amal kebaikan akan dibalas dengan pahala berlipat, bahkan hingga sepuluh kali dari perbuatan yang dilakukan.
Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab 1447 H menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah serta mengumpulkan pahala yang melimpah.
Dengan mengetahui waktu pelaksanaan, lafaz niat, dan keutamaannya, diharapkan kaum Muslimin mampu menjalankan puasa sunnah ini dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, serta menjaga konsistensi dalam beribadah. (gwn)