news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana acara From Jakarta With Love pakai konsep perayaan Tahun Baru 2026 tanpa pesta kembang api, Minggu (31/12/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Kamis, 1 Januari 2026 - 00:34 WIB
Reporter:
Editor :

Paus Gregorius XIII beralasan peresmian Kalender Masehi sebagai penyempurnnaan Kalender Julian. Dari tradisi Sylvester Night berlangsung dari malam 31 Desember hingga memasuki 1 Januari, menjadi perjalanan sejarah perayaan Tahun Baru Masehi.

"Dirubah nama kalender ini bernama Gregorian Kalender. Makanya cari di internet Gregorian Kalender karena yang membuatnya Paus Gregorius," paparnya.

"Akhirnya PBB mengambil kalender dari Vatikan Gregorian dipakailah. Dulu sebelumnya kerajaan-kerajaan agama Islam menggunakan kalender Hijriah, namun akhirnya diseragamkan di seluruh dunia. Akhirnya (Indonesia) dikirimkan kalender Masehi," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral