news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Seorang Muslim sedang Shalat Malam.
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

Inilah Rutinitas Malam Rasulullah SAW yang Bisa Kita Tiru

Setiap Muslim tentu ingin meneladani kehidupan Rasulullah SAW, tidak hanya dalam urusan ibadah siang hari, tapi juga dalam rutinitas malam dari Baginda Nabi SAW
Selasa, 15 April 2025 - 22:22 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Setiap Muslim tentu ingin meneladani kehidupan Rasulullah SAW, tidak hanya dalam urusan ibadah siang hari, tapi juga dalam rutinitas malam dari Baginda Nabi SAW. Malam bagi Nabi Muhammad SAW bukan hanya waktu untuk istirahat, melainkan momen untuk merenung, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dan memberi keteladanan spiritual bagi umatnya.

Meskipun kita hidup di zaman yang serba sibuk, rutinitas malam Rasulullah SAW sangat relevan untuk ditiru. Selain menyehatkan secara fisik dan mental, kebiasaan ini juga penuh keberkahan.

Berikut rutinitas malam Rasulullah SAW yang bisa diamalkan oleh setiap umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

1. Tidur Lebih Awal Setelah Isya

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak begadang tanpa keperluan penting. Baginda Rasul biasanya tidur tak lama setelah menunaikan salat Isya.

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum Isya dan berbincang-bincang sesudahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tidur lebih awal bukan hanya bermanfaat secara spiritual, tapi juga menjaga kesehatan tubuh, memperbaiki kualitas tidur, dan membantu bangun malam untuk ibadah.

2. Berwudhu Sebelum Tidur

Rasulullah SAW selalu berwudhu sebelum tidur, seperti halnya sebelum menunaikan shalat. Hal ini sebagaimana hadis berikut ini.

“Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhu untuk salat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wudhu sebelum tidur menjaga kesucian tubuh dan menjadi benteng dari gangguan jin atau mimpi buruk, serta membuka pintu rahmat Allah SWT di malam hari.

3. Tidur dengan Posisi Sisi Kanan

Kemudian kebiasaan dari Nabi Muhammad SAW yang ketiga adalah biasa tidur di atas rusuk kanan dengan tangan kanan di bawah pipi, sebuah posisi yang juga dianjurkan oleh banyak ahli medis karena membantu kerja jantung dan sistem pencernaan.

“Nabi biasa tidur pada sisi kanan beliau.” (HR. Bukhari)

Hal ini ternyata terbukti dari segi kesehatan. Berikut beberapa manfaat dari tidur hadap kanan.

  • Menjaga kerja jantung: Jantung lebih bebas memompa darah karena tidak tertimpa organ tubuh lainnya.
  • Melancarkan pencernaan: Lambung berada di sisi kiri, sehingga makanan akan lebih mudah dicerna saat posisi tubuh miring ke kanan.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Posisi ini lebih alami dan membuat tubuh cepat masuk fase tidur lelap (deep sleep).

4. Membaca Doa dan Dzikir Sebelum Tidur

Nabi Muhammad SAW mengajarkan beberapa dzikir dan doa sebelum tidur yang memiliki keutamaan luar biasa. Di antaranya adalah:

  • Membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
  • Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebanyak 3 kali lalu meniupkan ke telapak tangan dan mengusapkan ke seluruh tubuh
  • Membaca tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali (dikenal sebagai zikir Fatimiyah)
  • Membaca doa:
  • “Bismika Allahumma ahya wa amuut”
  • “Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan aku mati.”
  • (HR. Bukhari)

Amalan ini merupakan pelindung dari gangguan makhluk halus dan penyelamat dari siksa kubur.

5. Bangun Malam untuk Salat Tahajud

Inilah inti dari rutinitas malam Rasulullah SAW. Nabi senantiasa bangun malam untuk shalat Tahajud, bahkan setelah seharian berdakwah atau berperang.

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya: Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. (QS. Al-Isra: 79)

Salat malam (Tahajud) yang dilakukan Rasulullah biasanya 8 rakaat ditambah witir 3 rakaat. Ini menjadi amalan istimewa para salihin dan pembuka banyak pintu kebaikan dunia akhirat.

6. Membaca Surat Al Mulk Sebelum Tidur

Surat Al-Mulk (surat ke-67 dalam Al-Qur’an) adalah surat yang terdiri dari 30 ayat dan dikenal sebagai "al-Mani’ah" (yang mencegah) dan "al-Munjiyah" (yang menyelamatkan). Surat ini memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah menjadi pelindung dari siksa kubur. Berikut salah satu hadis yang menjelaskan bahwa keutamaan Surat Al Muk adalah diberikannya cahaya di alam kubur.

At Tirmidzi meriwayatkan: 

 عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ ضَرَبَ بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِبَاءَهُ عَلَى قَبْرٍ وَهُوَ لَا يَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ حَتَّى خَتَمَهَا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي ضَرَبْتُ خِبَائِي عَلَى قَبْرٍ وَأَنَا لَا أَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الْمُلْكِ حَتَّى خَتَمَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ الْمَانِعَةُ هِيَ الْمُنْجِيَةُ تُنْجِيهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Dari Sahabat Ibnu Abbas RA, dia berkata: 

"Sebagian sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membuat kemah di atas pemakaman, ternyata ia tidak mengira jika berada di pemakaman, tiba-tiba ada seseorang membaca surat tabaarakal ladzii biyadihil mulku (Maha Suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan sampai selesai, kemudian dia datang kepada Nabi SAW wasallam dan berkata; "Wahai Rasulullah sesungguhnya, aku membuat kemahku di atas kuburan dan saya tidak mengira jika tempat tersebut adalah kuburan, kemudian ada seseorang membaca surat Tabarak (surat) Al Mulk sampai selesai, " Rasulullah SAW bersabda, "Dia adalah penghalang, dia adalah penyelamat yang menyelamatkannya dari siksa kubur."

7. Tidur dengan Hati yang Bersih

Terakhir, sebelum tidur, Rasulullah SAW mengajarkanumatnya untuk memaafkan semua orang, tidak menyimpan dendam dan melakukan introspeksi diri (muhasabah) atas kesalahan dan amal harian.

Oleh karenanya para ulama menyarankan untuk melakukan dzikir istighfar ketika akan tidur, agar dosa yang dilakukan dalam satu hari itu diampuni oleh Allah SWT.

Itulah rutinitas malam Rasulullah SAW mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual. Tidur cukup, menjaga kebersihan diri, dzikir, doa, serta bangun untuk shalat malam adalah kebiasaan yang mengundang berkah dan menumbuhkan ketenangan jiwa.

Meski kita tidak bisa sepenuhnya meniru setiap detail hidup Rasulullah SAW, menjadikan sebagian rutinitas malam beliau sebagai amalan harian adalah langkah awal menuju hidup yang lebih berkualitas — di dunia dan akhirat.

Mari mulai malam ini, ambil wudhu sebelum tidur, baca dzikir, dan niatkan untuk bangun malam walau hanya untuk dua rakaat Tahajud. Karena setiap langkah kecil dalam meneladani Nabi SAW, pasti besar nilainya di sisi Allah SWT.

Wallahu'alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:02
06:59
05:00
17:07
01:32
05:41

Viral