- Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & iStockPhoto
Buraq itu Kuda Putih Berkepala Wanita Jadi Kendaraan Rasulullah SAW saat Isra Miraj? Buya Yahya Ingatkan Jangan Keliru
"Itu adalah perbuatan orang Yahudi. Itu digambar oleh Ibra dan yang lainnya, jelas-jelas seperti itu," katanya.
Pengasuh LPD Al Bahjah itu mengingatkan ada hadis riwayat bersifat dhaif untuk menceritakan kesalahpahaman tentang buraq untuk memperdayakan umat Muslim.
"Ada riwayat palsu dinisbatkan kepada kaum muslimin kepada Nabi menceritakan seperti itu, mangkanya hati-hati mengambil riwayat. Itu adalah dusta!," jelasnya.
"Itu Nabi ke mana bahkan sampai gambarnya seperti kuda perempuan," tambahnya.
Dalam hadis riwayat di atas telah menjelaskan sifat-sifat atau ciri-ciri dari buraq memang berwarna putih, bahkan lebih besar dari ukuran hewan keledai.
"Kemudian melompatnya sangat jauh sekali, sejauh mata memandang. dan bisa melakukan perjalanan yang cepat sekali. Buraq itu sudah ada kendalinya, sudah ada pelananya, tempat duduknya indah," paparnya.
Kemudian, Buya Yahya menjelaskan di mana Rasulullah SAW dibawa oleh Malaikat Jibril. Kala itu beliau masih merasa kebingungan ketika melihat buraq.
Rasulullah SAW sebelum menunggangi kendaraannya memang buraq terlihat sangat liar saat dibawa Malaikat Jibril. Saat beliau mendekatinya tiba-tiba buraq langsung jinak.
"Dalam riwayat Imam Bukhari dan muslim, mula-mula waktu dibawa oleh Malaikat Jibril enggak mau gak ngerti mau dibawa ke mana," tuturnya.
"Akhirnya Malaikat Jibril berkata bahwa buraq akan dibawa ke orang yang paling mulianya makhluk Nabi Muhammad SAW," tandasnya.
Sontak, Buya Yahya menepis spekulasi kuda putih bersayap hingga berkepala seperti wanita sebagia ciri-ciri dari buraq. Hadis riwayat di atas mewakili bentukannya meski hanya berupa sifat.
(hap)