news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Siapakah yang Wajib Melakukan Ibadah Umrah ataupun Haji? Buya Yahya Sebut Bagi Mereka yang ....
Sumber :
  • dok.Kementerian Agama

Siapakah yang Wajib untuk Melakukan Ibadah Umrah ataupun Haji? Kata Buya Yahya Hanya Bagi Mereka ...

Syarat haji dalam islam ada 5, hal ini disampaikan oleh Buya Yahya. Semoga tidak salah lagi, berikut penjelasannya.
Selasa, 28 Mei 2024 - 14:07 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Menjalankan ibadah haji jadi, salah satu bagian kewajiban umat muslim. Hal ini berdasarkan firman Allah swt dalam Al-Qur’an,


وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ


Artinya, “Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam” (QS Ali ‘Imran: 97).

 

Sehubungan dengan ini, muncul pertanyaan terkait, siapa sebenarnya yang wajib menjalankan ibadah Umrah ataupun Haji?. Buya Yahya pun menjawab kalau syaratnya hanya bagi mereka yang: Beragama Islam, Berakal, Baligh, Merdeka, Nyaman dan Aman.

Buya mengatakan kalau untuk beribadah haji memang harus beragama islam, sekalipun ada berhaji tapi tidak islam maka batal ibadahnya.

"Pertama jelas harus muslim, kalau nggak, bukan muslim nggak mungkin haji. Adapun haji maka tidak sah haji atau umrahnya batal," kata Buya dalam Youtube Al-Bahjah tv, Selasa (28/5/2024)

"Kedua, orang berakal, apabila tidak berakal seperti orang gila maka tidak wajib umrah ataupun haji," jelasnya


Sehingga bila ada anak kecil atau belum baligh sudah ibadah haji dianggap bukan ibadah. Namun, mendapatkan pahalanya dan bisa dipanggil haji kecil.
 

"Apabila melaksanakan haji, maka tidak dianggap dia melaksanakan ibadah haji, tapi dia dapat pahala haji dan bisa disebut haji kecil," ucap Buya lagi


Kemudian, merdeka, apabila budak yang dihajikan tuannya. Lalu, dia dimerdekakan maka setelah merdeka dia wajib haji lagi.

"Sebab hajinya waktu sebelum merdeka akan dianggap seperti anak kecil, artinya dianggap di mata Allah swt dapat pahala pada prang yang menghajikannya," pesan Pendakwah ini

Lebih lanjut, keempat ibadah haji itu dipastikan kondisinya aman ataupun nyaman.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral