news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tolong Meski Niatnya Cuma Seru-seruan Saja, Hentikan Kebiasaan Posting Foto Makanan di Media Sosial, Syaikh Shalih Al-Ushaimi Bilang....
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Tolong Meski Niatnya Cuma Seru-seruan Saja, Hentikan Kebiasaan Posting Foto Makanan di Media Sosial, Syaikh Shalih Al-Ushaimi Bilang...

Syaikh Shalih al-Ushaimi dalam salah satu ceramahnya menyampaikan bahwa sebaiknya hentikan posting foto makanan di media sosial. Sebab di hari kiamat nanti kita akan ditanya soal
Sabtu, 13 Januari 2024 - 14:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Tak sedikit orang yang gemar membagikan momen bahagia atau kesenangan di media sosial, salah satunya foto makanan dan minuman yang sedang mereka santap.

Banyak orang senang berbagi pengalaman makan-makanan yang mereka suka dengan rasa yang nikmat ke media sosial sekedar untuk kenang-kenangan atau pengingat lokasi tersebut.

Namun ternyata, dalam Islam ada larangan soal kebiasaan posting foto makanan, minuman, dan pakaian ke media sosial.

Hal ini dipaparkan oleh Syaikh Shalih al-Ushaimi, seorang syaikh, ulama hadits yang mendapat gelar musnid negeri Najd.

Dilansir dari YouTube TV Abu al-Hasan, Sabtu (13/01/24) berikut adalah penjelasan Syaikh Shalih Al-Ushaimi tentang larangan memposting foto makanan di media sosial.

Dalam salah satu ceramahnya, Syaikh Shalih al-Ushaimi menerangkan bagaimana nanti kondisi seseorang di hari kiamat.

Larangan Memposting Foto Makanan ke Media Sosial

"Dan jika seorang hamba akan ditanya tentang air putih dan kurma nanti di hari kiamat, lalu bagaimana dengan keadaan manusia sekarang ini?," ujar Syaikh Shalih al-Ushaimi.

Larangan memposting foto makanan ke media sosial dalam Islam. Source: istockphoto

Banyak umat muslim menikmati berbagai jenis makanan dan bangga atas hal itu, hingga kemudian membagikannya di sosial media.

"Mereka menikmati banyak sekali jenis makanan dan minuman. Lalu bagaimana keadaan mereka nanti? Mereka sekarang saling bangga dan share setiap hari fotonya dan namanya," sambungnya.

Akan tetapi, menurut Syaikh Shalih al-Ushaimi banyak orang lupa bersyukur atas nikmat dan karunia dari Allah atas apa yang bisa mereka makan hari ini.

"Mereka share di media sosial. Mereka lupa bersyukur, mereka lupa dengan orang miskin. Orang berakal itu jika oleh Allah diberi kenikmatan dia akan menikmatinya dengan aturan syariat Islam," lanjutnya.

Sedangkan mereka tidak peduli tentang perasaan orang fakir miskin yang mungkin belum tentu bisa menikmati makanan.

"Dan juga dari hukum halal dan haram dalam Islam yaitu menjaga perasaan orang faqir miskin. Perkara ini banyak tidak diperhatikan sekarang terutama para perempuan," papar Syaikh Shalih al-Ushaimi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral