- Istockphoto
Jangan Langsung Tidur, Ustaz Adi Hidayat Sarankan Baca Surah dan Ayat Ini Dulu: Terhindar dari Mimpi Buruk Akibat Setan
Qul a‘ūżu birabbil-falaq(i).
Min syarri mā khalaq(a).
Wa min syarri gāsiqin iżā waqab(a).
Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad(i).
Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”.
Surah An Naas Ayat 1-6
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
Qul a‘ūżu birabbin-nās(i).
Malikin-nās(i).
Ilāhin-nās(i).
Min syarril-waswāsil-khannās(i).
Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i).
Minal jinnati wan-nās(i).
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.”
Itulah surah dan ayat yang dianjurkan dibaca sebelum tidur dan dapat menghindari kita dari mimpi buruk.
Semoga artikel ini bermanfaat.
Disarankan agar bertanya langsung kepada Ulama, Pendakwah atau Ahli Agama Islam agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.
Wallahua’lam