- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Dedi Mulyadi Beri Respons Elegan atas Tantangan Wakil Gubernur Kalbar: Mohon Maaf Jika Menyinggung
tvOnenews.com - Respons dari Dedi Mulyadi terhadap tantangan yang dilontarkan Wakil Gubernur Kalimantan Barat menjadi sorotan publik.
Alih-alih membalas dengan nada tinggi, Dedi memilih pendekatan yang lebih elegan dengan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.
Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melontarkan tantangan terkait kemampuan membangun daerah dengan keterbatasan anggaran.
Pernyataan tersebut viral dan memicu perdebatan di kalangan masyarakat, terutama di media sosial.
Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi tidak menunjukkan sikap defensif. Ia justru mengawali pernyataannya dengan ucapan terima kasih atas perhatian dan tantangan yang diberikan.
Dalam pesannya, Dedi menegaskan bahwa selama ini dirinya tidak pernah bermaksud membandingkan pembangunan di Jawa Barat dengan daerah lain.
“Saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain,” ujar Dedi Mulyadi di media sosialnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda, terutama dari sisi fiskal.
- TikTok
Dedi mengakui bahwa wilayah seperti Kalimantan Barat memiliki tantangan lebih besar karena luas wilayah yang sangat besar, sementara kemampuan anggaran masih terbatas.
Menurutnya, perbedaan kondisi tersebut harus dipahami secara bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak semua pihak untuk fokus pada tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dalam pernyataannya, Dedi kembali menyampaikan permohonan maaf jika apa yang telah dilakukan di Jawa Barat dianggap menyinggung pihak lain.
Ia menegaskan bahwa tidak ada niat untuk merendahkan atau membandingkan kinerja antar daerah.
“Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan harapannya agar ke depan setiap daerah dapat terus meningkatkan kemampuan fiskalnya.
Ia menilai hal ini penting agar pembangunan dapat berjalan lebih merata dan optimal, terutama melalui distribusi dana bagi hasil yang lebih adil.