news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penjaga Rowo Bayu Banyuwangi, Sudirman dan Menteri BUMN, Erick Tohir.
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram @erickthohir

Erick Thohir Kulik Kisah KKN di Desa Penari Bersama Penjaga Rowo Bayu Banyuwangi

Penasaran dengan KKN di Desa Penari, Erick Thohir berbincang langsung dengan penjaga Rowo Bayu Banyuwangi, Sudirman.
Kamis, 19 Mei 2022 - 10:25 WIB
Reporter:
Editor :

Penasaran dengan kisah KKN di Desa Penari, Menteri BUMN Erick Thohir pun memilih untuk berbincang langsung dengan Sudirman, penjaga Rowo Bayu Banyuwangi.

Film KKN di Desa Penari akhir-akhir ini menarik perhatian masyarakat. Film tersebut digadang-gadang diangkat dari kisah nyata.

Film KKN di Desa Penari sendiri memang diambil dari thread terkenal di Twitter yang dibagikan SimpleMan.

KKN di Desa Penari bercerita tentang 6 mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN di sebuah desa. Sayangnya kegiatan mereka itu berakhir tragis.

Tak pelak kisah KKN di Desa Penari ini membuat penasaran banyak orang, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir.

Melalui akun Instagram pribadinya @erickthohir, Menteri BUMN tersebut mengulik langsung kisah horor ini dengan berbincang bersama penjaga Rowo Bayu Banyuwangi, Sudirman.
“Siapa yang sudah nonton KKN di Desa Penari? Cerita ini sangat menarik sangat menarik kita gali, seperti apakah cerita ini? Nah beliau yang lebih tahu, ini jadi true story ya? Bener-bener kisah nyata? Bukan mitologi bukan dongeng?” tanya Erick Thohir.

Tanpa basa-basi, Sudirman langsung mengonfirmasi kebenaran cerita tersebut. Penjaga Rowo Bayu Banyuwangi itu mengatakan bahwa cerita tersebut terjadi pada 2008. Mahasiswa yang melakukan KKN di desa tersebut adalah mahasiswa-mahasiswa dari Surabaya.

“Cerita Desa Penari berangkat dari KKN 2008 itu ada 6 mahasiswa, dari Surabaya, nah dalam study kasusnya dua remaja ini ada ikatan asmara sehingga dalam menjelajah itu tida di situs, keluar situs,” cerita Sudirman.

Melanjutkan ceritanya, Sudirman berujar bahwa dua mahasiswa itu diundang oleh seseorang untuk datang ke rumahnya. Di situ mereka dijamu dengan berbagai makanan. Bahkan mereka juga diberi bekal yang dibungkus menggunakan koran.

Seusai dari rumah orang tersebut, kedua mahasiswa itu langsung memberitahukan pada teman-temannya tentang desa yang baru saja mereka kunjungi.

“Agak di utaranya di situ ketemu dengan seseorang diajak mampir ke rumahnya, sampai di rumahnya diberi suguhan, dijamu, makanan disuruh ini, dan ceritalah ini desa apa. Si mahasiswa itu tanya begitu, si mahasiswa itu tanya begitu, dijawablah ini desa Penari,” tuturnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral