- YouTube/Cumicumi & Reyben Entertainment
Asisten Lina Jubaedah Beri Kesaksian Jujur, ATM Mantan Istri Sule Dikuasai Teddy Pardiyana sejak Menikah
Jakarta, tvOnenews.com - Asisten pribadi mendiang Lina Jubaedah, Butet akhirnya ikut bicara. Ia tentu tidak tinggal diam terhadap perseteruan antara Sule dan Teddy Pardiyana.
Polemik komika Sule dan Teddy Pardiyana berakar dari sengketa warisan almarhumah Lina Jubaedah. Konflik ini kembali heboh sejak Teddy menuntut legalitas hak waris anaknya, Bintang.
Berbagai spekulasi muncul dari publik termasuk keluarga Sule bahwa, Teddy diduga ingin menguasai harta kekayaan mantan suami mendiang istrinya, Lina Jubaedah.
Butet tentu cukup mengenali Teddy lantaran ia masih menjadi asisten saat Lina Jubaedah menikah lagi. Ia mengungkap tabiatnya bahwa, kartu ATM milik ibunda Rizky Febian dikuasai oleh Teddy.
"Semenjak sama Teddy, itu semua ATM dipegang Teddy. Jadi, enggak boleh dipegang siapa pun," ujar Butet dilansir dari Cumicumi, Sabtu (7/2/2026).
Tidak Tahu Urusan Aset Lina Jubaedah Dikuasai Teddy Pardiyana
- Tangkapan layar YouTube Intens Investigasi
Terkait aset-aset yang hilang hingga tuntutan warisan, Butet tidak mengetahui alurnya lebih jauh. Ia hanya menjalankan tugasnya sebagai asisten pribadi almarhumah saja.
Menurut penuturan Butet, sosok yang mampu memahaminya adalah sopir pribadi almarhumah Lina. Sebab, Pak Ecet telah lama bekerja sebagai sopir mendiang mantan istri Sule itu.
"Kalau masalah aset-aset itu lebih tahu itu Pak Ecet, sopirnya. Soalnya sampai terakhir kan Pak Ecet bareng sama almarhumah sampai meninggal," jelasnya.
Dalam hal ini, Butet tidak mengetahui seberapa banyak isi saldo di kartu ATM Lina Jubaedah. Walau sebagai asistennya, ia sama sekali tidak dikasih kesempatan mengelola keuangan almarhumah.
"Jadi, Butet udah enggak tahu masalah uang yang ada di ATM berapa. Itu udah nggak tahu karena kartu ATM-nya dipegang sama Teddy," bebernya.
Teddy Pardiyana Kerap Pakai Uang di ATM Lina Jubaedah
Namun demikian, Butet mengetahui tabiat Teddy saat masih menjadi asisten Lina Jubaedah. Ia bahkan tak malu mengecap Teddy mau menguasai harta kekayaan mendiang istrinya.
Saat ATM Lina dikuasai, Teddy sering kali menggunakan uang tersebut sebagai kebutuhan transaksi. Butet mengatakan, uang itu digunakan untuk belanja.