- Instagram @rizkyridhoramadhani
Bukan Laga Lawan China dan Jepang, Penentu Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia Malah dari Pertandingan...
tvOnenews.com - Di tengah euforia jelang laga-laga krusial Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026, publik mungkin berfokus pada duel melawan raksasa Asia seperti Jepang dan China.
Namun, menurut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, justru ada pertandingan lain yang bisa sangat menentukan nasib skuad Garuda.
Seperti diketahui, saat ini Timnas Indonesia menempati peringkat keempat dalam klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan total perolehan 9 poin.
- Tim tvOne/Taufik Hidayat
Di sisi lain, lawan yang dijadwalkan akan segera bertanding dengan Skuad Garuda, yakni China, menempati dasar klasemen dengan perolehan 6 poin, dan Jepang di puncak klasemen dengan total perolehan 20 poin.
Jelang pertandingan lawan China yang akan berlangsung pada tanggal 5 Juni 2025, dan pertandingan lawan Jepang pada 10 Juni 2025, tim asuhan Patrick Kluivert ini masih punya peluang besar untuk bisa melaju ke Piala Dunia.
Akan tetapi, bukan hanya pertandingan lawan China dan Jepang saja yang mempengaruhi jalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia, namun juga pertandingan dari tim lain. Begini pemaparannya!
Prof Stella menjelaskan bahwa di posisi Timnas Indonesia saat ini, mereka punya peluang ke Piala Dunia sebesar 41,7 persen.
Namun, dua laga mendatang bukanlah penentu terbesar tim asuhan Patrick Kluivert itu bisa melaju ke Piala Dunia 2026.
“Kalau kita lihat hitung-hitungan peluangnya, pertandingan Bahrain vs Arab Saudi itu bahkan lebih mempengaruhi peluang kita lolos ke Piala Dunia daripada pertandingan kita sendiri lawan Jepang di Osaka tanggal 10,” ujar Prof. Stella, dilansir dari instagram @prof.stellachristie, Selasa (3/6/2025).
- instagram @prof.stellachristie
Dari simulasi probabilitas yang dianalisis, hasil laga antara Bahrain dan Arab Saudi memiliki dampak besar terhadap asa Indonesia.
Jika Bahrain menang, peluang Indonesia lolos hanya 33,7 persen. Angka ini turun cukup signifikan dari posisi saat ini, yaitu 41,7 persen.
Selanjutnya, jika laga itu berakhir imbang, peluang Indonesia sedikit meningkat ke 40,9 persen. Namun, skenario terbaik adalah jika Arab Saudi menang, yang akan mendongkrak peluang Indonesia menjadi 44,5 persen.