- Freepik
Seorang Wanita di Luwu Tewas Dimangsa Ular Piton, Bagaimana Cara Piton Menyerang dan Menelan Manusia? Ternyata Menurut Pakar…
Hal ini yang membuat ular piton memilih mangsa lain yang lebih besar seperti babi, sapi bahwan manusia.
Piton punya lubang indera panas di sepanjang mulut untuk membantu mendeteksi makanan.
Jika ada sesuatu yang muncul dan hangat serta bergerak, hal tersebut terlihat cukup menarik bagi piton.
Ular piton sebenarnya tidak terlalu cepat, piton yang besar cenderung lebih lambat.
Oleh karena itu, biasanya seseorang akan mudah mendeteksi keberadaan ular dan menjauhinya.
Ular piton yang mendiami hutan tropis Indonesia, Filipina, dan wilayah lain di Asia Tenggara sebenarnya jarang memangsa manusia.
Menurutnya, jika ada ular piton yang memangsa manusia, bisa jadi ular itu sangat lapar dan calon mangsa cukup dekat.
Meski begitu, tak dipungkiri jika ular piton bisa menyerang mangsa dengan cepat. Jika ular piton besar sudah menyerang, akan sulit lepas karena kekuatannya.
Gigi piton juga sangat tajam dan kuat, sehingga ketika mangsanya mencoba melepaskan diri, giginya akan menancap lebih dalam.
“Gigi mereka sangat khusus untuk menjaga mangsa tetap di dalam mulut," ungkapnya.
Ular piton tidak termasuk sebagai ular berbisa, namun ia memiliki kekuatan lilitan yang sangat besar untuk memakan mangsanya. (adk)