- : Pexels/Faisal Nurmansyah
Penderita GERD Boleh Puasa Ramadhan? Begini Kata Praktisi Kesehatan
Jakarta, tvOnenews.com- GERD yang memiliki kepanjangan gastroesophageal reflux disease merupakan penyakit asam lambung. Kondisi yang umum dipahami masyarakat tidak boleh puasa ramadhan.
Padahal puasa ramadhan merupakan satu amalan wajib bagi umat muslim. Berikut penjelasan Praktisi kesehatan soal, penderita GERD Boleh Puasa Ramadhan?.
Dalam penjelasannya, dr. Zaidul Akbar menyebut penderita GERD boleh saja puasa ramadhan.
- : Pexels/Faisal Nurmansyah
Dengan begitu, puasa ramadhan 2026 ini, anda bisa tetap menjalankan ibadah wajib. Namun dengan beberapa catatan dari Zaidul Akbar.
Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah indonesia itu, menyebutkan penderita GERD bisa puasa ramadhan dengan catatan khusus.
"Ada beberapa saya baca,ternyata proses (puasa) mulai mencapai optimalnya itu, ketika seseorang mengkosongkan lambungnya selama 17 jam. Ketika 17 jam itu," katanya.
"Kondisi tersebut, tubuh sudah mulai melakukan semacam body cleansing, dimakan semua sel-sel rusak,” kata dr Zaidul, diYoutube dr YouTube dr Zaidul Akbar Official, Rabu (4/3).
Cara penderita GERD dengan tidak, tidak ada bedanya. Perumus minuman herbal ini, juga mengingatkan untuk tidak melupakan sahur.
Dengan tujuannya, perut tidak kosong, yang katanya harus tetap makan agar tidak memicu asam lambung naik.
"Ada catatannya, catatannya anda harus setting dari awal agar tubuh tidak kelaparan,” jelas dr Zaidul.
Sebagaimana dalam hadist disampaikan orang yang banyak beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah swt.
Rasulullah saw bersabda
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).
Tips Penderita GERD Puasa Ramadhan
1. Hindari Makan Berlebihan
Selain kondisi perut tidak boleh kosong saat puasa dengan menjaga asupan sahur. Juga perhatikan, kalau makan yang berlebihan ketika sahur atau berbuka bisa sebabkan gangguan percernaan dan peningkatan asam lambung.