- unsplash
Kenali Apa Itu Depresi Pascamelahirkan dan Cara Mengatasinya
Postpartum depression biasanya ditandai dengan munculnya gejala-gejala seperti berikut:
- Depresi atau perubahan suasana hati yang serius
- Kesulitan merawat bayi
- Kehilangan nafsu makan
- Susah tidur dan merasa lelah
- Sering menangis secara tiba-tiba
- Berkurangnya ketertarikan pada aktivitas yang biasanya anda sukai
- Mudah marah
- Merasa belum menjadi ibu yang baik
- Kemampuan untuk berpikir dengan jernih, berkonsentrasi, atau membuat keputusan berkurang
- Gelisah
- Mudah panik
- Mencoba menyakiti diri sendiri maupun bayi
- Merasa tak berharga dan tak memiliki harapan
Mengatasi depresi pascamelahirkan
Mendatangi ahli kejiwaan atau terapis seperti psikolog menjadi langkah yang tepat untuk mencari tahu penyebab dan cara pengobatan yang tepat bagi seseorang dengan gejala depresi pascamelahirkan.
membantu dengan beberapa hal di bawah ini:
Dengarkan keluhan istri
Salah satu hal yang dapat membantu sang ibu melewati depresi pascamelahirkan adalah dengan hadirnya peran ayah untuk dapat mendengar kekhawatiran ibu. Suami juga diharapkan dapat menunjukkan perhatian besar dan mendukung dengan penuh pengertian tanpa menyalahkan atau menghakimi.
Pastikan Anda juga selalu mendampingi istri setiap saat, seperti menemaninya berkonsultasi ke dokter jika memungkinkan.
Membantu mengurus bayi
Ayah siaga harus ikut membantu dalam mengurus bayi, karena bayi yang baru lahir sangat butuh perhatian dari kedua orang tua. Usahakan untuk selalu bergantian mengurus bayi.
Ayah dapat membantu memandikan dan juga mengganti popok, sehingga memberi jeda kepada sang ibu untuk beristirahat.
Membantu pekerjaan rumah tangga
Ayah juga dapat membantu meringankan pekerjaan ibu dengan berinisiatif mengerjakan pekerjaan rumah. Hal ini juga bertujuan agar ibu dapat beristirahat dengan tenang, tanpa dihantui perasaan bersalah karena rumah dalam keadaan berantakan.(awy)