news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

dr Zaidul Akbar.
Sumber :
  • YouTube

Benarkah Puasa Bisa Hambat Pertumbuhan Sel Kanker? dr Zaidul Akbar Beberkan Rahasianya: Bisa Makan...

Benarkah puasa mampu hambat pertumbuhan sel kanker? dr Zaidul Akbar beberkan rahasianya lewat makanan favorit sel kanker yang wajib dihindari. Seperti apa?
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:59 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar meninggalnya Mpok Alpa karena kanker sempat membuat publik terkejut.

Penyakit kanker memang dikenal sebagai salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan.

Namun, di tengah banyaknya penelitian medis modern, muncul pula pandangan alternatif mengenai pola hidup sehat yang bisa membantu menekan pertumbuhan sel kanker.

Salah satunya datang dari dr Zaidul Akbar, seorang dokter yang dikenal dengan konsep Jurus Sehat Rasulullah dan gaya hidup berbasis alami.

Dalam salah satu kajiannya di kanal YouTube pribadinya, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa puasa ternyata memiliki peran besar dalam membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Ia menekankan bahwa mekanisme utamanya terletak pada sistem imun tubuh yang bekerja lebih optimal ketika seseorang berpuasa.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube pribadinya, dr Zaidul Akbar menjelaskan mekanisme ilmiah di balik puasa dan kaitannya dengan sistem imun.

Menurutnya, tubuh manusia memiliki pertahanan alami berupa makrofag, neutrofil, dan limfosit. Ketiga komponen tersebut bekerja untuk melawan sel-sel abnormal, termasuk sel kanker.

“Jadi, puasa itu akan meningkatkan body defense system atau sistem pertahanan tubuh. Salah satunya dengan memicu proses autofagi, yakni mekanisme alami tubuh untuk membersihkan sel-sel rusak dan abnormal, termasuk sel kanker,” jelas dr Zaidul Akbar.

Ia menambahkan, autofagi yang terpicu ketika berpuasa juga membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Peradangan kronis sendiri merupakan salah satu faktor yang dapat memicu perkembangan kanker.

Dengan berpuasa, tubuh bisa mendapatkan efek antiinflamasi alami yang memberi perlindungan ekstra.

Selain itu, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa sel kanker memiliki “makanan favorit” yang justru sering dikonsumsi manusia sehari-hari.

Makanan tinggi gula, kalori berlebih, lemak trans dari minyak goreng, serta bahan sintetik yang tidak dikenali tubuh, merupakan jenis asupan yang bisa mempercepat pertumbuhan kanker.

“Kalau kita bicara soal kanker, sel-sel tersebut sangat menyukai gula pasir, makanan tinggi lemak, dan bahan sintetik. Itu sebabnya penting sekali menjaga pola makan agar tidak memberi ‘makanan’ pada sel kanker,” paparnya.

Mengenai sumber protein, dr Zaidul Akbar menekankan penderita kanker sebaiknya mengurangi konsumsi protein hewani, terutama dalam tiga bulan pertama masa pengobatan atau perawatan.

Hal ini karena protein hewani berpotensi memicu peradangan jika tidak diimbangi dengan serat dan air yang cukup.

Meski begitu, ada pengecualian untuk beberapa jenis ikan yang hidup bebas tanpa terpapar logam berat.

"Ikan gabus, toman, lele liar, atau ikan sungai yang makanannya alami bisa menjadi pilihan protein hewani yang relatif aman. Sebaliknya, ikan laut yang terpapar logam berat sebaiknya dihindari,” terang dr Zaidul Akbar.

Sebagai alternatif, ia menyarankan penderita kanker lebih banyak mengonsumsi protein nabati.

Alpukat, habbatussauda, serta brokoli termasuk sumber protein nabati yang baik untuk memperkuat tubuh.

Jenis protein ini dinilai lebih mudah diterima tubuh tanpa memicu peradangan, sekaligus membantu mendukung proses pemulihan.

Menurut dr Zaidul Akbar, inti dari manfaat puasa bagi penderita kanker adalah keseimbangan.

Puasa memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi alami, memperkuat imun, dan menekan pertumbuhan sel abnormal.

Namun, semua itu harus dibarengi dengan pola makan yang tepat serta menghindari makanan yang justru memperburuk kondisi. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral