Meski Rasanya Manis dan Nikmat, Tapi Masih Banyak yang Salah Makan Buah! Ini 5 Buah 'Sakti' Versi dr. Tirta dan Manfaat Kesehatannya
tvOnenews.com - Di Indonesia, banyak orang masih keliru dalam memahami cara dan waktu terbaik mengonsumsi buah.
Sebagian besar masyarakat menganggap buah hanya sebagai makanan penutup setelah makan besar, padahal kebiasaan ini justru bisa menghambat penyerapan nutrisinya.
Bahkan, ada yang mengonsumsinya dalam bentuk olahan tinggi gula seperti jus kemasan atau manisan, yang mengurangi manfaat alaminya.
Cara konsumsi yang kurang tepat ini membuat manfaat buah jadi tidak optimal bagi kesehatan tubuh.
Melihat fenomena tersebut, dr. Tirta, dokter muda yang juga dikenal sebagai influencer kesehatan mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengubah kebiasaan lama dan mulai menjadikan buah sebagai bagian penting dari pola makan harian.
Dalam acara IRL Marathon bersama Reza Arap di kanal YouTube ybrap, dr. Tirta menekankan pentingnya kesadaran nutrisi sejak usia muda.
- (Pixabay)
“Buah itu bukan pelengkap, tapi bagian utama dari gaya hidup sehat,” tegasnya.
Dalam edukasi kesehatannya, baik di media sosial maupun di berbagai platform digital, dr. Tirta menyebutkan lima jenis buah yang menurutnya sangat bermanfaat untuk menunjang kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Berikut 5 Buah ‘Sakti’ Versi dr. Tirta yang Baik untuk Kesehatan:
1. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
Selain itu, kandungan seratnya membantu memperlancar pencernaan dan membuat perut kenyang lebih lama. Alpukat cocok dikonsumsi di pagi hari sebagai pengganti sarapan tinggi karbohidrat sederhana.
2. Pisang
Pisang menjadi buah ideal bagi mereka yang aktif bergerak. Kandungan kalium dalam pisang membantu menjaga tekanan darah dan keseimbangan elektrolit tubuh.
“Pisang juga bagus dikonsumsi sebelum olahraga karena bisa memberi energi instan tanpa membuat gula darah melonjak drastis,” jelas dr. Tirta dalam video yang diunggah ke akun YouTube-nya.
- Pexels/Photo By: Kaboompics.com
3. Apel
Buah yang mudah ditemukan ini mengandung antioksidan tinggi dan serat larut yang membantu menurunkan kolesterol.
Apel juga disebut mampu membantu menjaga berat badan dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker dan diabetes tipe 2 jika dikonsumsi secara rutin.
Sebaiknya apel dimakan utuh, bukan dalam bentuk jus, agar manfaat seratnya tetap maksimal.
4. Kelapa
Air kelapa dikenal sebagai elektrolit alami yang sangat baik untuk rehidrasi tubuh, apalagi setelah aktivitas berat atau saat cuaca panas.
Kandungan potasiumnya bisa membantu mencegah batu ginjal dan memperbaiki fungsi ginjal. “Air kelapa itu hampir mirip cairan tubuh kita, jadi cocok untuk menjaga imun,” kata dr. Tirta dalam unggahan Instagram-nya @dr.tirta.
- Freepik
5. Tomat
Meski kerap dikira sayur, tomat adalah buah yang kaya akan likopen—senyawa antioksidan kuat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan kulit.
Vitamin C dan A dalam tomat juga membantu memperkuat sistem imun dan mencegah penuaan dini. Dr. Tirta menyarankan untuk mengonsumsi tomat dalam bentuk segar, bukan olahan saus atau sambal kemasan.
Pentingnya Buah dalam Gaya Hidup Sehat
Melalui berbagai platform sosial, dr. Tirta tak henti mengedukasi tentang pentingnya menjaga pola makan yang seimbang.
Ia menekankan bahwa mengonsumsi buah bukan hanya untuk ‘diet’ atau estetika semata, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk mencegah penyakit degeneratif seperti jantung, stroke, dan diabetes.
“Mulailah hari dengan buah, bukan sekadar sebagai makanan tambahan. Anak muda zaman sekarang harus paham nutrisi kalau mau panjang umur dan produktif,” ujarnya dalam podcast IRL Marathon.
Rekomendasi dr. Tirta bukan sekadar tren, tetapi didukung oleh fakta medis dan kebutuhan tubuh akan mikronutrien penting dari buah-buahan.
Dengan konsumsi buah yang tepat, bukan hanya kesehatan tubuh yang meningkat, tapi juga kualitas hidup secara keseluruhan. (udn)