- PAMA
Hadapi Tantangan Tambang Global, PAMA Ungkap Arah Bisnis dan Strategi Berkelanjutan di 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Perusahaan kontraktor pertambangan batu bara, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), memaparkan strategi keberlanjutan bisnisnya menghadapi tahun 2026.
Anak usaha Astra Group ini cukup yakin dengan kesiapan yang ditopang oleh penguatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta strategi keberlanjutan yang terintegrasi di seluruh kegiatan operasional.
Presiden Direktur PAMA Hendra Hutaean menuturkan, memasuki 2026 perusahaan berada dalam kondisi yang solid untuk menjawab tantangan industri pertambangan yang kian kompleks, sekaligus memenuhi harapan para pemangku kepentingan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.
“Keselamatan, keberlanjutan, dan tata kelola yang baik bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan fondasi utama dalam membangun daya saing jangka panjang PAMA. Kami meyakini bahwa kinerja operasional yang unggul hanya dapat dicapai apabila keselamatan insan PAMA terjaga, lingkungan dikelola secara bertanggung jawab, dan seluruh proses bisnis dijalankan dengan integritas,” tegas Hendra Hutaean, Rabu (21/1/2026).
Dalam menyongsong 2026, PAMA menempatkan aspek K3 sebagai prioritas utama di setiap aktivitas operasional. Perusahaan terus memperkuat sistem manajemen keselamatan, meningkatkan kualitas pengawasan, serta menumbuhkan budaya keselamatan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif secara berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, PAMA juga mengintensifkan penerapan prinsip ESG melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, kontribusi sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi, serta penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis tetap sejalan dengan perlindungan lingkungan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
“PAMA tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja hari ini, tetapi juga bertanggung jawab dalam memastikan keberlanjutan usaha di masa depan. Dengan komitmen terhadap K3 dan ESG, kami ingin tumbuh bersama pelanggan, masyarakat, dan lingkungan secara berimbang dan berkelanjutan,” lanjut Hendra.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, kepemimpinan yang kuat, serta budaya kerja yang menjunjung integritas, PAMA optimistis dapat memasuki tahun 2026 sebagai perusahaan jasa pertambangan yang tangguh, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.