news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terminal Minyak Mentah Lawe-lawe, Kalimantan Timur..
Sumber :
  • Dok. Pertamina

RDMP Balikpapan Mulai Beroperasi, Terminal Minyak Mentah Lawe-lawe Lakukan Pengisian Perdana hingga 320.000 Barel

Pengisian minyak mentah perdana di Terminal Lawe-lawe Kaltim dilakukan selama lima hari menggunakan kapal tanker berukuran Very Large Crude Carrier.
Kamis, 1 Januari 2026 - 17:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Proyek strategis nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan mencatatkan tahapan penting dengan beroperasinya fasilitas terminal minyak mentah di Lawe-lawe, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Operasi perdana tersebut ditandai dengan pengisian minyak mentah sebanyak 320.000 barel.

"Kami memulai pengisian perdana di crude terminal sebanyak 320.000 barel, dari total terminal berkapasitas 1 juta barel di Lawe-lawe," ujar Humas PT Kilang Pertamina Balikpapan Asep Sulaeman di Balikpapan, Kamis (1/1/2025).

Pengisian dilakukan selama lima hari menggunakan kapal tanker berukuran Very Large Crude Carrier yang mengangkut minyak mentah tersebut.

Proses bongkar muat dilakukan melalui fasilitas Single Point Mooring di Selat Makassar, sekitar tujuh mil dari garis pantai.

RDMP Balikpapan merupakan program strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas serta kompleksitas kilang.

Salah satu fokusnya adalah pembangunan fasilitas penerimaan minyak mentah di Lawe-lawe guna menjamin stabilitas pasokan bahan baku kilang.

"Proses pengisian ini menggunakan fasilitas yang sudah ditingkatkan kapasitas dan kemampuannya dalam proyek RDMP. Kapal tambat di SPM pada 24–29 Desember 2025, memompa minyak ke crude terminal dengan kecepatan 8.000 barel per jam," kata Asep menjelaskan.

Keberhasilan tahap awal ini didukung koordinasi lintas entitas, mulai dari PT Kilang Pertamina Balikpapan, PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan, PT Pertamina Marine Solutions, hingga PT Patra Logistik.

Seluruh pihak terlibat dalam pengaturan sandar kapal, pengawasan aliran minyak, serta pengujian sistem pipa bawah laut.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan Bambang Harimurti menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur energi nasional.

"Pengisian perdana ini menunjukkan kesiapan fasilitas baru dalam mendukung peningkatan kapasitas kilang dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Menurut Bambang, keberhasilan sandar kapal tanker berkapasitas besar tersebut menegaskan kesiapan sistem penerimaan minyak mentah RDMP Lawe-lawe dalam mengelola pasokan skala besar secara aman dan berkelanjutan.

Fasilitas SPM tersebut terhubung dengan pipa bawah laut berdiameter 52 inci sepanjang 13,9 kilometer di wilayah lepas pantai dan 6,3 kilometer di jalur darat menuju Terminal Minyak Mentah Lawe-lawe. Infrastruktur ini dirancang memiliki kapasitas alir hingga 8.000 meter kubik per jam dalam rangka pengujian operasional.

Selain aspek teknis, kegiatan operasi perdana juga disertai doa bersama serta penyaluran bantuan sosial kepada panti asuhan dan fasilitas pendidikan di wilayah Penajam Paser Utara sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perusahaan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral