- istimewa - antaranews
UMK Jawa Timur 2026 Resmi Ditetapkan, Surabaya Tertinggi Rp5,28 Juta dan Berlaku Mulai 1 Januari
UMK Tertinggi dan Terendah di Jawa Timur 2026
Berdasarkan keputusan gubernur, UMK tertinggi di Jawa Timur 2026 ditetapkan untuk Kota Surabaya sebesar Rp5.288.796. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.
Sementara itu, UMK terendah ditetapkan di Kabupaten Situbondo sebesar Rp2.483.962.
Berikut daftar lengkap UMK 2026 Jawa Timur untuk 38 kabupaten/kota:
-
Kota Surabaya – Rp5.288.796
-
Kabupaten Gresik – Rp5.195.401
-
Kabupaten Sidoarjo – Rp5.191.541
-
Kabupaten Pasuruan – Rp5.187.681
-
Kabupaten Mojokerto – Rp5.176.101
-
Kabupaten Malang – Rp3.802.862
-
Kota Malang – Rp3.736.101
-
Kota Batu – Rp3.562.484
-
Kota Pasuruan – Rp3.555.301
-
Kabupaten Jombang – Rp3.320.770
-
Kabupaten Tuban – Rp3.229.092
-
Kota Mojokerto – Rp3.208.556
-
Kabupaten Lamongan – Rp3.196.328
-
Kabupaten Probolinggo – Rp3.164.526
-
Kota Probolinggo – Rp3.045.172
-
Kabupaten Jember – Rp3.012.197
-
Kabupaten Banyuwangi – Rp2.989.145
-
Kota Kediri – Rp2.742.806
-
Kabupaten Bojonegoro – Rp2.685.983
-
Kabupaten Kediri – Rp2.651.603
-
Kota Blitar – Rp2.639.518
-
Kabupaten Tulungagung – Rp2.628.190
-
Kota Madiun – Rp2.588.794
-
Kabupaten Lumajang – Rp2.578.320
-
Kabupaten Blitar – Rp2.567.744
-
Kabupaten Nganjuk – Rp2.564.627
-
Kabupaten Ngawi – Rp2.556.815
-
Kabupaten Magetan – Rp2.553.866
-
Kabupaten Sumenep – Rp2.553.688
-
Kabupaten Madiun – Rp2.553.221
-
Kabupaten Bangkalan – Rp2.550.274
-
Kabupaten Ponorogo – Rp2.549.876
-
Kabupaten Trenggalek – Rp2.530.313
-
Kabupaten Pamekasan – Rp2.528.004
-
Kabupaten Pacitan – Rp2.514.892
-
Kabupaten Bondowoso – Rp2.496.886
-
Kabupaten Sampang – Rp2.484.443
-
Kabupaten Situbondo – Rp2.483.962
Berlaku Efektif Mulai Januari 2026
Keputusan UMK 2026 Jawa Timur ini mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026 dan menjadi pedoman resmi bagi pengusaha serta pekerja di seluruh wilayah Jawa Timur.
Dengan penetapan ini, Pemprov Jatim berharap keseimbangan antara perlindungan pekerja dan daya saing usaha tetap terjaga, sekaligus memberikan kepastian penghasilan bagi tenaga kerja memasuki tahun 2026. (nsp)